SuaraTasikmalaya.id – Beberapa waktu lalu aktor Yoo Ah In datang ke kantor polisi, guna memenuhi panggilan kepolisian atas kasus yang menjeratnya.
Kemunculannya itu merupakan kali pertama aktor tersebut tampil di depan media, setelah terkena tuduhan penggunaan narkoba.
Dalam proses pemanggilannya ini, Yoo Ah In diinvestigasi oleh pihak kepolisian selama kurang lebih 12 jam.
Pada kesempatan tersebut, aktor berusia 38 itu juga tampak membungkukan tubuhnya di hadapan awak media.
Ia meminta maaf dan mengaku menyesali perbuatannya, serta berjanji akan menjadikan permasalahan ini sebagai sebuah pelajaran agar dapat menjalani hidup yang lebih baik ke depannya.
Di samping itu, sebelumnya polisi telah menyita dua buah ponsel milik Yoo Ah In, dan melakukan analisis terhadap percakapan yang dilakukan selama 8 tahun terakhir.
Hasilnya, polisi menemukan lebih dari 10.000 bukti catatan forensik.
Selain itu, mereka juga melakukan penggeledahan rumah dan rumah sakit yang diduga berkaitan dengan kasus narkoba aktor Yoo Ah In.
Namun salah satu petinggi hukum menyebutkan bahwa polisi sebenarnya tidak memiliki bukti konkret atas tuduhan tersebut.
“Fakta bahwa polisi mempermainkan media dengan setiap gerakan adalah sanggahan bahwa mereka tidak memilii bukti lain kecuali penilaian Badan Forensik Nasional,” ungkapnya, dikutip dari akun instagram @panncafe, Selasa (28/03/2023).
Perihal ini menuai beragam komentar K-netz (sebutan untuk Korean Netizen) atas sikap Yoo Ah In, serta pernyataan sang petinggi hukum.
“Mereka benar-benar menemukan narkoba dalam tubuhnya, apa yang mereka maksud ‘tidak memiliki bukti?’” kata netizen.
“Dia benar-benar terlihat seperti orang yang sama sekali berbeda,” ungkap seorang netizen.
“Apakah dia syuting film? Mengapa begitu jelas bahwa dia berakting?” ucap netizen lainnya. (*/editor kangdar)