SUARA TASIKMALAYA- Hati-hati buat kalian yang memiliki pasangan, harus mengetahui hasil riset bahwa selingkuh bisa disebabkan oleh faktor genetik juga.
Ini disampaikan oleh akun Twitter @klikdokter_id pada unggahannya, Rabu (21/6/2023). Pernyataan tersebut diambil dari penelitian dari PLOS One
Berdasarkan riset dan penelitian ternyata 63% kecendrungan selingkuh pada pria dan 40% pada wanita bisa diturunkan berdasarkan faktor genetik.
Hal itu bisa saja terjadi karena, pada tubuh seseorang ada gen yang diberi nama “cheating gen” alias ge slingkuh, yaitu gen D4 polymorphism (DRD4 VNTR).
Gen itu diproduksi oleh dopamin atau hormon yang diproduksi saat seseorang tengah merasakan kebahagiaan.
Masih dilansir dari akun @klikdokter_id, selain dari gen DRD4 ada juga gen yang dapat memotivasi seseorang untuk selingkuh.
Gen tersebut ialah, AVPR1A gen yang satu ini memproduksi arginine vasopressin yang mengatur rasa percaya diri dan empati seseorang.
Rasa percaya diri dan empati itu lah, dapat memeotivasi seseorang untuk melaksanakan perselingkuhan.
Akan tetapi, meskipun gen-gen ini bawaan sejak lahir dan ada pada semua orang, yang menentukan prilaku sesorang untuk berselingkuh ialah varian dan ukuran dari gen tersebut. (*)
Baca Juga: Kabar Buruk Buat Jakmania, Doll Akui Persija Telat Datangkan Pemain Asing