SUARA TASIKMALAYA - Sebelumnya sempat viral Jusuf Hamka tagih utang pemerintah. Beliau adalah pengusaha tersohor keturunan Tionghoa.
Dalam suatu podcast bersama Denny Sumargo di saluran YouTube, Jusuf Hamka mengungkapkan mengapa orang Tionghoa memiliki kekayaan yang lebih besar daripada penduduk asli.
Jusuf Hamka, yang juga dikenal sebagai Babah Alun, adalah seorang pengusaha sukses di sektor jalan tol dan sering disebut sebagai Bos jalan tol, dan ia memiliki latar belakang keturunan Tionghoa.
Pendapatan Jusuf Hamka mencapai miliaran rupiah per hari, dengan aset yang mencapai 100 Triliun pada saat ini.
Selain mengungkapkan alasan mengapa orang Tionghoa menjadi kaya, Jusuf Hamka juga membagikan pandangan pikiran yang dimiliki oleh orang tua Tionghoa.
Dikutip dari video YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Kamis (6/7/2023), berikut ini adalah penjelasan menurut Jusuf Hamka mengapa orang Tionghoa memiliki kekayaan yang lebih besar daripada penduduk asli.
Jusuf Hamka menjawab pertanyaan Denny Sumargo dengan mengatakan bahwa pada zaman Orde Baru, pemerintah melakukan kesalahan.
“Gini sebenarnya dulu ada kesalahan yang dilakukan pemerintah di zaman orde baru” kata Jusuf Hamka
Selain itu, Jusuf Hamka juga menyebutkan bahwa pada masa itu, orang-orang Tionghoa tidak diizinkan untuk menjadi polisi, tentara, atau pegawai negeri. Bahkan jika ada minoritas Tionghoa yang menjadi pegawai negeri, jumlahnya sangat terbatas.
Karena alasan-alasan tersebut, menurut Jusuf Hamka, warga Tionghoa tidak memiliki kesempatan untuk bekerja sebagai pegawai negeri, polisi, atau tentara.
Inilah yang mendorong mereka untuk terjun ke bidang usaha dan memilih bersekolah di sekolah swasta. (*)