SUARA TASIKMALAYA - Persib Bandung salah satu tim papan atas dalam kompetisi BRI Liga 1, kini menduduki puncak klasemen yang sedikit tidak biasa. Namun, kali ini bukan dalam hal perolehan poin atau gol, melainkan dalam total denda.
Musim ini manajemen Persib Bandung menghadapi beban yang cukup berat dikarenakan jumlah total denda yang harus diterimanya.
Pendapatan dari penjualan tiket pertandingan kandang mengalami penurunan yang signifikan akibat pembatasan kapasitas penonton di stadion.
Namun, yang lebih mencemaskan adalah jumlah denda yang dikenakan oleh Komdis PSSI yang mengalami peningkatan drastis.
Kondisi ini semakin diperparah dengan kejadian terbaru di mana Persib harus merogoh kocek sebesar Rp50 juta sebagai akibat dari kehadiran para bobotoh saat melawan PSIS, di stadion Jatidiri.
Denda ini menjadi pukulan telak bagi klub, dan kini total denda yang harus dibayar oleh Persib mencapai angka mencengangkan, yaitu Rp300 juta.
Menyusul di urutan kedua dalam klasemen denda adalah PSM Makassar dengan total denda sebesar Rp155 juta.
Di peringkat ketiga ada PSIS dengan total denda mencapai Rp150 juta, sementara Arema FC menempati posisi keempat dengan total denda sebesar Rp125 juta.
Kondisi ini menjadikan manajemen Persib Bandung harus menjalani tugas yang tidak hanya berkutat pada prestasi tim di lapangan, tetapi juga dalam mengatur keuangan klub secara cermat.
Baca Juga: Breaking News! Tangki Gas di Sumur Jatisampurna Meledak, 1 Pekerja Meninggal Dunia
Dengan demikian, para pendukung setia Persib diharapkan dapat tetap mendukung Maung Bandung.
Memakai cara yang sesuai dengan aturan yang berlaku demi kelangsungan kompetisi.(*)