SUARA TASIKMALAYA - Pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024 tidak adanya anthem "Persija Menyatukan Kita Semua".
Biasanya anthem untuk Persija Jakarta yang dinyanyikan bersama oleh suporter setianya, the Jakmania diputar setelah pertandingan selesai.
Terlebih lagi, jajaran para pemain dan manajemen juga langsung ke tengah lapangan membentuk bundaran untuk ikut bernyanyi bersama the Jakmania.
Namun, pada laga tersebut tidak diwarnai anthem untuk membangkitkan dan menghormati perjuangan penggawa Macan Kemayoran setelah menghadapi klub lawannya.
Dipantau Suara Tasikmalaya pada laga Persija vs Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2023), pemain Persija, pelatih, dan manajemen sudah siap untuk menyanyikan anthem.
Bahkan mereka semua sudah membentuk lingkaran di tengah lapangan. Namun, karena hasil skornya seri 1-1 dari Persib pada menit ke-85 dari gol David da Silva.
Seketika the Jakmania langsung mengutarakan berbagai kekecewaannya setelah pertandingan selesai.
Membuat kebanyakan the Jakmania langsung pergi meninggalkan tribun stadion. Hal ini terlihat dari setengah sisi Tribun Utara, suporter langsung keluar dan tidak ingin menyanyikan anthem.
Lebih parahnya lagi, ada peristiwa yang tidak diinginkan oleh pecinta sepakbola di Indonesia.
Setelah pertandingan selesai, suporter yang hadir di dalam stadion langsung berbondong-bondong melemparkan botol minuman ke area lapangan.
Hal tersebut tentunya membuat Persija Jakarta akan terkena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) penyelenggara BRI Liga 1 2023/2024.
Sudah tidak asing pelemparan botol ke arah lapangan, karena sebagai bentuk mengutarakan kekecewaan the Jakmania terhadap Macan Kemayoran.
Sebab, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan sudah puasa dalam lima pertandingan terakhir sampai pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024.
Peristiwa tersebut, tentunya mengingatkan kepada manajemen Persija Jakarta agar segera melakukan pembenahan dalam mengelola tim.(*)