SUARA TASIKMALAYA - Setelah menyatakan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju, Partai Demokrat mengaku tak akan cawe-cawe soal penentuan cawapres Prabowo Subianto.
Partai Demokrat menyatakan akan mengikuti keputusan yang ditentukan oleh Koalisi Indonesia Maju.
Kepala BPOKK Partai Demokrat, Herman Khaeron mengaku hanya bisa mengikuti alur dari koalisi barunya.
"Kalau koalisi sudah memiliki atau sudah menentukan cawapres, ya tentu kita ikut saja," ujarnya.
Akan tetapi jika Koalisi Indonesia Maju mengajukan AHY sebagai pendamping Prabowo, partai Demokrat menyatakan kesiapannya.
"Tapi kalau kemudian Mas AHY diminta untuk menjadi cawapres ya kami siap," imbuhnya.
Posisi Demokrat sekarang tidak sama dengan saat menjadi bagian Koalisi Perubahan yang dulunya sama-sama berjuang dari awal.
Saat ini Demokrat berposisi sebagai pendatang baru di koalisi sekarang, sehingga tidak bisa seenaknya menentukan kebijakan.
"Kalau ini kan masuk kepada rumah atau kepada koalisi yang sudah terbangun," jelasnya.
Baca Juga: Loker 'PNS' Nih! Raffi Nagita Buka Lowongan Asisten Sus Rini Untuk Jaga Rayyana
Partai Demokrat sebelumnya telah melakukan kunjungan ke kediaman Prabowo Subianto yang diwakili oleh SBY dan AHY. (*)