Mengenal "Black Box", Komponen Penting dari MH370

Ruben Setiawan

Jum'at, 28 Maret 2014 | 19:12 WIB
Mengenal "Black Box", Komponen Penting dari MH370
Ilustrasi: Pesawat Malaysia Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 masih terus berlangsung. Hingga saat ini belum ditemukan satupun serpihan pesawat yang dinyatakan mengakhiri penerbangannya di Samudera Hindia itu.

Jika serpihan ditemukan nanti, tim pencari akan memfokuskan pada pencarian black box pesawat. Dari black box tersebut, teka-teki hilangnya MH370 mungkin terjawab.

Black Box atau kotak hitam merupakan alat perekam yang digunakan dalam berbagai alat transportasi. Tak hanya di dalam pesawat, kotak hitam juga terdapat di lokomotif kereta, mobil, dan kapal. Kotak hitam merupakan komponen yang sangat penting untuk mengetahui penyebab kecelakaan transportasi.

Namun, sebutan kotak hitam lebih sering mengacu pada dua alat perekam yang ada di pesawat, yakni Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai dua perangkat tersebut.

1. Flight Data Recorder (FDR)

Fligt Data Recorder atau Perekam Data Penerbangan adalah perangkat elektronik yang merekam segala instruksi yang dikirimkan kepada sistem elektronik pesawat. Singkatnya, alat ini dipakai untuk merekam parameter performa pesawat.

Data yang terekam dalam FDR sangat berguna dalam penyelidikan kecelakaan pesawat. Tak hanya itu, FDR juga kerap digunakan untuk menganalisa isu keselamatan udara, pengikisan material, dan performa mesin pesawat.

Karena pentingnya alat ini dalam penyelidikan kecelakaan, FDR dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menahan benturan keras maupun pemanasan akibat kebakaran. Bagian luar FDR disalut warna oranye terang supaya mudah ditemukan di antara tumpukan serpihan pesawat. FDR biasanya dipasang pada bagian ekor pesawat, bagian yang cenderung utuh dari kecelakaan paling parah sekalipun. Setelah kecelakaan terjadi, pencarian FDR selalu menjadi prioritas utarma. Pasalnya, FDR dapat digunakan untuk mendeteksi faktor penyebab kecelakaan.

2. Cockpit Voice Recorder (CVR)

Cockpit Voice Recorder atau Perekam Suara Kokpit juga tidak kalah penting dari FDR. Alat ini merekam suara dari kokpit pesawat. Alat ini merekam sinyal mikrofon dan earfon di headset para pilot. CVR juga merekam suara di dalam kokpit dari mikrofon yang terletak di langit-langit kokpit.

CVR mampu merekam 4 saluran audio selama dua jam. Awalnya, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) hanya mensyaratkan kemampuan rekam CVR selama 30 menit. Namun, kemampuan tersebut diperpanjang menjadi 2 jam karena dalam banyak kasus, bagian terpenting untuk penyelidikan lanjutan kecelakaan tidak terekam hanya dalam waktu 30 menit. Lalu, berdasarkan rekomendasi Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB), kemampuan rekam CVR ditingkatkan menjadi dua jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

×