Ilmuwan Ungkap Teori Baru tentang Tenggelamnya Titanic

Liberty Jemadu

Kamis, 10 April 2014 | 17:32 WIB
Ilmuwan Ungkap Teori Baru tentang Tenggelamnya Titanic
Ilustrasi kapal TItanic (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah ilmuwan di Inggris menantang teori yang mengatakan bahwa kapal Titanic, yang tenggelam 102 tahun silam, sedang sial karena berlayar saat sejumlah gunung es di Atlantik Utara sedang berada di titik ekstrem.

Titanic tenggelam dalam pelayaran perdananya pada 1912. Lebih dari 1500 nyawa melayang setelah kapal yang saat itu disebut sebagai yang terbesar di dunia menabrak gunung es.

Adapun gunung es yang ditabrak Titanic teridentifikasi sebelum tengah malam pada 14 April 1912, ketika jaraknya sekitar 500 meter dari kapal nahas itu. Meski para juru mudi kapal sudah mengambil langkah cepat untuk melambatkan kapal dan menghindar, tetapi tabrakan tetap terjadi dan lambung kapal robek sepanjang hampir 100 meter.

Setelah insiden mematikan itu terjadi, berbagai laporan mulai menyebutkan ada fenomena yang tidak biasa sedang melanda Atlantik Utara. Sejumlah pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada surat kabar New York Times bahwa musim dingin yang lebih hangat menyebabkan "bertambahnya gunung es" di wilayah perairan itu.

Mereka mengklaim bahwa beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi, hembusan angin kencang dan suhu yang lebih tinggi, ditambah dengan arus laut yang kuat, telah mendorong banyak gunung es ke selatan, jauh dari lokasi mereka biasanya.

Semua fenomena itu memaksa para ilmuwan untuk mencari penjelasan tentang pergerakan gunung-gunung es di Atlantik Utara. Salah satu kelompok peneliti di AS pernah mengajukan sebuah teori, yang mengatakan bahwa pada saat itu bulan lebih dekat ke Bumi dari pada biasanya, sehingga menyebabkan gelombang pasang tinggi pada musim dingin 1912. Gelombang pasang itu kemudian menyebabkan banyak pecahan es di glasier Greenland.

Tetapi dalam analisis terbaru yang diterbitkan di jurnal Weather, peneliti dari University of Sheffield mengatakan bahwa risiko tabrakan dengan gunung es pada 1912 memang tinggi, tetapi tidak ekstrem seperti yang diklaim sebelumnya.

Grant Bigg dan David Wilton, pakar geografi dari University of Sheffield menganalisis data yang dikumpulkan Penjaga Pantai AS yang berasal dari tahun 1900. Mereka meneliti volume gunung es di sekitar lingkaran 48 derajat lintang utara, dari Newfoundland, Kanada sampai 40 derajat bujur barat, tempat di sekitar lokasi tabrakan Titanic.

Hasilnya mereka menemukan bahwa dari 1901 sampai 1920, ada masa lima tahun ketika setidaknya 700 buah gunung es terdeteksi melewati garis 48 derajat lintang utara. Pada 1912 ada sekitar 1038 buah gunung es yang terdeteksi, tetapi jumlah itu masih kalah banyak dari catatan pada 1909.

Menurut Bigg arus gunung es itu "memang besar" tetapi "tidak termasuk luar biasa" pada masa 60 sampai 70 tahun pertama abad 20.

Mereka juga mengembangkan sebuah simulasi komputer, menggunakan data penjaga pantai itu, untuk mencari arah pergerakan gunung-gunug es pada 1912. Dengan simulasi itu mereka berhasil melacak asal gunung es yang menenggelamkan Titanic.

Hasilnya menunjukkan bahwa gunung es yang ditabrak Titanic berasal dari pecahan glasier di area itu pada sekitar musim gugur 1911. Pecahan itu awalnya adalah sebuah gunung es raksasa dengan panjang 0,5 kilometer dan tinggi 300 meter

Ukuran gunung es itu pada pertengahan April 1912 - seperti yang diprediksi oleh simulasi komputer - sangat mirip dengan ukuran gunung es yang difoto oleh William Squares DeCarteret, salah satu awak Titanic yang ikut misi dalam misi pencarian korban di lokasi kecelakaan tersebut. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Sebuah Surat yang Mengisahkan Detik-detik Tenggelamnya Kapal Titanic

Terungkap, Sebuah Surat yang Mengisahkan Detik-detik Tenggelamnya Kapal Titanic

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 16:51 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×