Isi Baterai Smartphone? Pakai Keringat Saja

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2014 | 17:21 WIB
Isi Baterai Smartphone? Pakai Keringat Saja
Ilustrasi perempuan berkeringat. (Shutterstock)

Suara.com - Di masa depan, jika bateri ponsel Anda hampir habis, Anda bisa mengisi ulangnya dengan keringat. Bagaimana caranya?

Baru-baru ini, para ahli tengah mengembangkan sebuah tato temporer kecil yang bisa mengekstraksi muatan elektron dari laktat yang kita hasilkan saat berkeringat. Saat ini, energi yang dihasilkan hanya cukup untuk mengisi ulang sebuah baterai kecil. Namun, tim tersebut tengah mengembangkannya agar bisa dipakai untuk mengisi ulang baterai smartphone dan tablet.

Perangkat itu bekerja dengan cara mengubah kandungan laktat yang ada dalam keringat. Semakin keras aktivitas fisik yang kita lakukan, semakin banyak pula laktat yang dihasilkan.

Laktat adalah hasil sampingan energi yang dihasilkan dalam proses glikolisis. Biasanya, kadar laktat dapat dipakai untuk menguji tingkat kebugaran seseorang dan menentukan program latihan selanjutnya.

Laktat juga bisa dimanfaatkan dokter untuk mendiagnosa penyakit jantung maupun paru-paru pada pasiennya.

Wenzhao Jia, mahasiswi pascadoktoral di laboratorium riset Profesor Joseph Wang di Universitas California San Diego, memasangkan sensor laktat fleksibel pada kertas tato temporer. Sensor tersebut mengandung enzim yang mengekstraksi elektron dari laktat dan mengubahnya menjadi arus listrik lemah.

Tato tersebut dipasang di lengan bagian atas dari 10 relawan penelitian. Mereka lalu menghitung arus listrik yang dihasilkan ketika para relawan melakukan olah raga selama 30 menit.

Dari hasil penelitian, ternyata orang dengan tingkat kebugaran tinggi menghasilkan lebih sedikit energi listrik. Sebaliknya, orang yang tak terlalu bugar, atau katakanlah hanya berolah raga sekali dalam sepekan, justru menghasilkan tenaga listrik yang lebih besar.

Menurut para peneliti, hal itu terjadi karena orang-orang yang kurang bugar menjadi lebih cepat lelah, sehingga proses glikolisis berlangsung lebih awal dan menghasilkan lebih banyak laktat.

Energi listrik yang dihasilkan adalah 70 mikroWatt per sentimeter persegi kulit sementara dalam satu Watt ada 1.000.000 mikroWatt. Itu berarti, energi yang dihasilkan masih jauh terlalu kecil.

Padahal, untuk mengisi ulang sebuah baterai ponsel membutuhkan dua hingga enam Watt. Jadi, bisa dibilang, teknologi ini masih butuh banyak pengembangan.

"Energi listrik yang dihasilkan saat ini masih sangat rendah, namun kami tengah meningkatkannya sehingga pada akhirnya nanti kami bisa menyediakan tenaga untuk mengisi baterai perangkat elektronik," kata Jia. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan Temukan Cara Bikin Baterai Ponsel dari Puntung Rokok

Ilmuwan Temukan Cara Bikin Baterai Ponsel dari Puntung Rokok

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2014 | 23:24 WIB

3 Trik Cepat Isi Ulang Baterai "Gadget"

3 Trik Cepat Isi Ulang Baterai "Gadget"

Tekno | Selasa, 20 Mei 2014 | 00:16 WIB

Terkini

7 HP Murah Rp1 Jutaan dengan Performa Kencang, Cocok buat Upgrade Setelah Lebaran

7 HP Murah Rp1 Jutaan dengan Performa Kencang, Cocok buat Upgrade Setelah Lebaran

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 09:08 WIB

25 Kode Redeem FC Mobile 23 Maret 2026: Bocoran Draft Icon Vieira dan Prediksi Anjloknya Harga Pasar

25 Kode Redeem FC Mobile 23 Maret 2026: Bocoran Draft Icon Vieira dan Prediksi Anjloknya Harga Pasar

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 08:40 WIB

Bocoran Oppo Pad Mini: Tablet Kecil Rasa Flagship dengan Snapdragon 8 Gen 5

Bocoran Oppo Pad Mini: Tablet Kecil Rasa Flagship dengan Snapdragon 8 Gen 5

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 08:14 WIB

15 Prompt AI untuk Edit Foto Lebaran 2026, Hasil Ciamik dan Natural

15 Prompt AI untuk Edit Foto Lebaran 2026, Hasil Ciamik dan Natural

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 08:13 WIB

32 Kode Redeem FF 23 Maret 2026: Cuma Modal Dikit Dapat Bundle Clover dan SG Lumut

32 Kode Redeem FF 23 Maret 2026: Cuma Modal Dikit Dapat Bundle Clover dan SG Lumut

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 08:11 WIB

Huawei Enjoy 90 Pro Max Bocor! Baterai 8.500mAh Siap Gegerkan Pasar HP Midrange

Huawei Enjoy 90 Pro Max Bocor! Baterai 8.500mAh Siap Gegerkan Pasar HP Midrange

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 07:43 WIB

Cara Isi Saldo e-Toll Lewat HP Tanpa NFC untuk Arus Balik Lebaran 2026, Mudah dan Praktis

Cara Isi Saldo e-Toll Lewat HP Tanpa NFC untuk Arus Balik Lebaran 2026, Mudah dan Praktis

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 06:51 WIB

Terpopuler: 9 Pilihan HP Gaming Terjangkau David GadgetIn, Redmi A7 Pro Dijual Murah Rp1 Jutaan

Terpopuler: 9 Pilihan HP Gaming Terjangkau David GadgetIn, Redmi A7 Pro Dijual Murah Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 06:50 WIB

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB