Tifatul Bantah Twitter di Indonesia Bakal Ditutup

Siswanto Suara.Com
Minggu, 28 September 2014 | 10:58 WIB
Tifatul Bantah Twitter di Indonesia Bakal Ditutup

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring membantah isu yang menyebutkan layanan Twitter untuk Indonesia akan ditutup.

"Jadi sekali saya tegaskan, tidak benar itu, isu-isu yang mengataken bahwa Twitter akan ditutup di Indonesia," tulis mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera dalam klarifikasi melalui Twitter, Minggu (28/9/2014).

Namun, Tifatul mengaku tidak tahu dengan sikap pemerintah periode 2014-2019.

"Entah oleh menteri berikutnya," tulis Tifatul di Twitter.

Isu Twitter akan ditutup mengemuka setelah Tifatul mengeluarkan pernyataan di Twitter bahwa saat ini, hampir tidak ada pemerintah yang bisa mengontrol Twitter, termasuk Amerika Serikat. "Apalagi hanya urusan TT yang digemari anak-anak yang belum akil baligh ini," tulis Tifatul.

Ia menyebutkan salah satu survei mengatakan bahwa 64 persen pengguna Twitter di Indonesia adalah remaja 11 sampai 14 tahun.

Tifatul juga mengatakan Twitter adalah situs dengan nama domain tunggal twitter(dot)com. "Jadi pilihan Pemerintah hanya dua, Twitter boleh atau tidak," tulis Tifatul.

Kemudian, ia menyontohkan beberapa negara seperti Turki, Arab Saudi, dan Mesir yang pernah menutup Twitter. "Indonesia belum pernah menutup Twitter. Ada usulan?" tulis Tifatul.

Tifatul menambahkan pengelola Twitter menyediakan beberapa fasilitas bagi setiap user, seperti report as spam, follow, unfollow, block dsb. Twitter pun bekerja otomatis.

Statement Tifatul dinyatakan di saat masyarakat Indonesia ramai-ramai menyampaikan kekecewaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan partainya, Demokrat, yang walk out dari sidang paripurna DPR, Jumat (26/9/2014) dini hari. Akibat sikap Demokrat yang tidak serius berjuang mempertahankan pilkada langsung, akhirnya DPR mengesahkan pilkada diwakilkan ke segelintir anggota DPRD.

Kekecewaan publik diluapkan lewat sosial media, terutama Twitter dengan tagar #ShameOnYouSBY. Tagar ini mendunia, tapi tiba-tiba dihilangkan dari Twitter. Tapi, kemudian masyarakat membuat tagar baru lagi, #ShamedByYou, dan sekarang menjadi trending topic lagi di Indonesia.

Hilangnya tagar #ShameOnYouSBY diduga kuat terjadi atas permintaan pemerintah Indonesia kepada Twitter.

Terkait dengan hilangnya tagar, Nu Wexler, Senior Manager Communications Twitter, dalam email kepada suara.com menjelaskan mekanisme penentuan topik yang masuk dalam daftar trending topic di Twitter.

Ia mengatakan Twitter di setiap akhir semester dalam satu tahun selalu membeberkan permintaan-permintaan khusus yang diajukan oleh setiap negara, termasuk Indonesia.

Itu artinya, jika ada permintaan khusus dari pemerintah untuk menghapus tagar #ShameOnYouSBY, baru bisa terlihat indikasinya di akhir 2014. Laporan itu pun tidak akan detil karena Twitter cuma menunjukkan jumlah permintaan dari pemerintah tanpa mengungkap apa isi permintaan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI