Robot Peneliti Pluto Bangun Setelah 9 Tahun Tertidur di Antariksa

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 08 Desember 2014 | 09:58 WIB
Robot Peneliti Pluto Bangun Setelah 9 Tahun Tertidur di Antariksa
Impresi seniman menggambarkan robot Antariksa badan antariksa Amerika Serikat (NASA) New Horizons dalam perjalanan ke Pluto (Reuters/NASA).

Suara.com - Setelah tertidur dalam perjalanan selama sembilan tahun dan melintasi jarak 4,8 miliar kilometer, robot badan antariksa Amerika Serikat (NASA) yang dikirim untuk meneliti Pluto akhirnya terbangun pada Sabtu akhir pekan kemarin (6/12/2014).

Alarm yang membangunkan robot bernama New Horizons itu pada pukul 3 petang waktu AS, meski para ilmuwan NASA di pusat kendali baru mendapatkan konfirmasi bangkitnya robot itu pada pukul 9.30 malam.

New Horizons memang sedang berada di jarak yang sangat jauh, sehingga sinyal-sinyal radio yang dikirim dalam kecepatan cahaya butuh waktu 4 jam 25 menit untuk tiba di Bumi.

Targetnya penelitian dan observasi terhadap Pluto, bulan-bulannya, dan benda langit lain di ujung terluar sistem keplanetan kita akan dimulai 15 Januari tahun depan. New Horizons akan mencapai titik terdekat dengan Pluto pada 14 Juli.

Dalam tata surya kita, Pluto terletak di Sabuk Kuiper, sebuah area di sisi luar Neptunus, yang banyak dihuni oleh benda-benda langit kecil. Benda-benda itu rata-rata diselimuti es dan diyakini merupakan puing-puing sisa pembentukan tata surya kita sekitar 4,6 miliar tahun lalu. Sabuk Kuiper adalah satu-satunya area yang belum dieksplorasi di tata surya kita.

Sejak ditemukan pada 1930, Pluto selalu menjadi misteri. Para peneliti sukar menjelaskan mengapa ada planet mungil, dengan radius hanya 1.190 km, di ujung barisan planet raksasa seperti Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Pada 1992 para astronom menemukan bahwa Pluto tidak sendiri di area Sabuk Kuiper, sehingga Serikat Astronomi Internasional mempertimbangkan kembali posisinya sebagai sebuah planet.

Pada 2006, ketika New Horizons sedang dalam perjalanan, status Pluto diturunkan menjadi planet cebol. Di Sabuk Kuiper ada lebih dari 1000 planet cebol ditemukan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI