Dekati Bumi di 2012, Akankah Asteroid Ini Tabrak Bumi di 2017?

Liberty Jemadu

Jum'at, 17 April 2015 | 14:29 WIB
Dekati Bumi di 2012, Akankah Asteroid Ini Tabrak Bumi di 2017?
Ilustrasi asteroid (Shutterstock).

Suara.com - Ketika asteroid 2012 TC4 melesat dekat Bumi pada Oktober 2012 para ilmuwan menarik nafas lega, karena dengan ukurannya yang mencapai 40 meter batu antariksa itu bisa menyebabkan kerusakkan besar dan tak menutup kemungkinan bisa melukai bahkan membunuh manusia.

Karenanya sebelum 2012 TC4 itu kembali mengarah ke Bumi pada Oktober 2017, para ilmuwan sudah mulai berhitung apakah nanti asteroid itu akan membahayakan manusia di Bumi.

"Ia adalah asteroid yang selalu kami perhatikan," kata Judit Gyorgyey-Ries, astronom pada Observatorium McDonald di Universitas Texas, Amerika Serikat.

Asteroid sebesar rumah itu ditemukan pertama kali pada 4 Oktober 2012 oleh observatorium Pan-STARRS di Hawai, Amerika Serikat. Sepekan kemudian asteroid itu melesat 94.800 km dari permukaan Bumi dan para peneliti bisa memperkirakan ukurannya yang sekitar sepanjang 49 meter, setara dengan sebuah rumah.

Asteroid 2012 TC4 diketahui sering mendekati Bumi sebelumnya. Tetapi kini para ilmuwan berusaha untuk memastikan jalur lintasannya pada 2017 serta mengukur kemungkinan ia akan menghantam Bumi.

Benturan asteroid sebesar 2012 dengan Bumi berisiko besar menyebabkan kerugian. Pada Februari 2013 sebuah komet sepanjang 20 meter jatuh di luar kota Chelyabinsk, Rusia dan menyebabkan rusaknya 7000 bangunan dan mencederai 1500 orang.

Menurut Gyorgyey-Ries asteroid itu "punya peluang menabrak Bumi."

"Asteroid ini punya 0,00055 persen peluang menabrak Bumi," imbuh Gyorgyey-Ries.

Tetapi menurut ilmuwan lain, seperti Detlef Koschny, dari badan antariksa Eropa (ESA), mengatakan bahwa peluang 2012 TC4 sangat kecil. Tetapi ia mengingatkan, jika memang menabrak Bumi, asteroid itu bisa membawa bencana.

"Sebuah asteroid berukuran 40 meter bisa menembus atmosfer dan menciptakan sebuah kawah," kata dia.

Sementara menurut Makoto Yoshikawa dari badan antariksa Jepang (JAXA), asteroid itu mustahil menabrak Bumi.

"Jaraknya memang dekat. Tetapi tak berarti akan menabrak Bumi," kata dia.

Badan antariksa AS, NASA, juga mengatakan tak mungkin asteroid itu menghantam Bumi. Tetapi Györgyey-Ries menganjurkan agar para ilmuwan terus memantau 2012 TC4, untuk lebih memastikan lintasan asteroid itu. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan NASA Abadikan Nama Malala pada Asteroid

Ilmuwan NASA Abadikan Nama Malala pada Asteroid

Tekno | Minggu, 12 April 2015 | 16:11 WIB

Ini yang Bakal Terjadi Jika Asteroid Selebar 1 Km Menghantam Bumi

Ini yang Bakal Terjadi Jika Asteroid Selebar 1 Km Menghantam Bumi

Tekno | Kamis, 26 Maret 2015 | 06:29 WIB

Malam Ini, Asteroid Raksasa Dekati Bumi

Malam Ini, Asteroid Raksasa Dekati Bumi

Tekno | Senin, 26 Januari 2015 | 21:10 WIB

Terkini

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

×