Malaysia Blokir Website Pengumbar Skandal Perdana Menteri Najib

Liberty Jemadu

Senin, 20 Juli 2015 | 16:03 WIB
Malaysia Blokir Website Pengumbar Skandal Perdana Menteri Najib
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dalam KTT ASEAN, (13/11). (Reuters/Soe Zeya Tun)

Suara.com - Pemerintah Malaysia memblokir akses ke sebuah website yang berisi tudingan korupsi terhadap pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak. Website asal Inggris itu dituding pemerintah Malaysia telah melanggar hukum internet lokal.

Sarawak Report, nama website itu, berisi laporan-laporan dan dokumen tentang dugaan korupsi Najib serta keluarganya. Lebih khusus lagi website itu membeberkan dugaan suap dan salah kelola terhadap 1Malaysia Development Berhad (1MDB), perusahaan keuangan milik pemerintah.

Komite Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) mengatakan bahwa situs itu telah melanggar undang-undang Komunikasi dan Multimedia 1998, yang melarang penggunaan website untuk menyebarkan "konten fitnah, palsu, atau yang menghina untuk menyerang, mengancam, dan merugikan orang lain."

"MCMC memutuskan untuk memblokir website Sarawak Report karena bisa mengancam stabilitas negara, karena menyebarkan kontek yang tak terbukti kebenarannya," tulis komite itu dalam pernyataan resminya.

Adapun langkah blokir pemerintah itu dikecam oleh oposisi di Malaysia. Lim Kit Siang, politikus dari Partai Aksi Demokratis mengatakan pemblokiran Sarawak Report telah merendahkan kredibilitas pemerintah.

"Nasehat saya kepada Najib adalah untuk membiarkan saja akal sehat yang bekerja. Bahwa memblokir Sarawak Report tak akan bisa mengakhiri masalah 1MDB, tetapi justru akan merusak kredibilitas dan legitimasinya," kata Lim.

Perusahaan 1MDB, dengan utang mencapai 11 miliar dolar AS (sekitar Rp147,3 triliun), kini sedang diselidiki oleh polisi Malaysia karena diduga melakukan suap serta salah kelola. Najib sendiri menjabat sebagai ketua dewan penasehat perusahaan milik negara itu.

Awal bulan ini surat kabar The Wall Street Journal melaporkan bahwa 1MDB mengalirkan uang senilai nyaris 700 juta dolar AS, atau sekitar Rp9,37 triliun, ke rekening pribadi Najib.

Najib sendiri membantah telah menerima uang untuk kepentingan pribadi dari 1MBD. Ia menuding tudingan korupsi itu adalah kampanye jahat untuk melengserkan dia dari kekuasaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Malaysia Terjangkit E Coli Usai Tinjau Banjir

PM Malaysia Terjangkit E Coli Usai Tinjau Banjir

News | Senin, 05 Januari 2015 | 19:16 WIB

Malaysia Darurat Banjir, PM Najib Malah Main Golf Bareng Obama

Malaysia Darurat Banjir, PM Najib Malah Main Golf Bareng Obama

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 13:29 WIB

Malaysia Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Malaysia Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

News | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 11:32 WIB

Sebelum Hari Raya, PM Najib akan Bawa Pulang Korban MH17

Sebelum Hari Raya, PM Najib akan Bawa Pulang Korban MH17

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 22:15 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×