Waspadalah! Permukaan Laut Naik 8cm Sejak 1992

Liberty Jemadu

Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:47 WIB
Waspadalah! Permukaan Laut Naik 8cm Sejak 1992
Ilustrasi lapisan es mencair sebagai salah satu pemicu naiknya permukaan laut di Bumi (Shutterstock).

Suara.com - Permukaan laut di seluruh dunia naik rata-rata 8 senti menter sejak 1992, demikian hasil penelitian badan antariksa Amerika Serikat (NASA) yang disampaikan Rabu (26/8/2015). Naiknya permukaan laut itu dipicu oleh mencairnya lapisan es dan semakin hangatnya lautan.

Pada 2013 sebuah panel Perserikatan Bangsa-Bangsa memprediksi bahwa permukaan laut akan naik dari 0,3 meter menjadi 0,9 meter pada akhir abad 21. Tetapi penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa kenaikan permukaan laut sudah mendekati angka itu, demikian dikatakan pakar geofisika dari University of Colorado, Steve Nerem, yang terlibat dalam riset itu.

"Permukaan laut terus naik lebih cepat dari 50 tahun silam dan tampaknya akan terus memburuk di masa depan," kata Nerem.

Kenaikan permukaan laut berbeda-beda di setiap wilayah. Di beberapa kawasan air laut naik hingga lebih dari 25 cm dan di wilayah lain ada pula yang turun.

Para ilmuwan yakin bahwa arus samudera dan siklus alam untuk sementara telah meredam naiknya permukaan laut di Pasifik, tetapi perairan sebelah barat Amerika Serikat akan naik drastis dalam 20 tahun mendatang.

"Orang-orang harus mengerti bahwa planet ini tak saja sedang berubah tetapi juga sudah berubah," kata ilmuwan NASA, Tom Wagner.

Menurut NASA, wilayah-wilayah di AS yang lebih rendah, semisal Florida, sangat rentan terhadap kenaikan permukaan laut.

"Bahkan dewasa ini gelombang pasang biasa bisa menyebabkan banjir di Miami, fenomena yang tidak pernah terjadi beberapa dekade lalu," kata Michael Feilich, ilmuwan NASA lainnya.

Lebih dari 150 juta manusia yang sebagian besar berada di Asia hidup hanya 1 meter di atas permukaan laut dan karenanya kawasan ini adalah salah satu yang paling terancam oleh naiknya permukaan laut.

Para ilmuwan sendiri yakin bahwa sekitar sepertiga kawasan perairan yang permukaannya naik disebabkan oleh semakin luasnya jangkauan lautan berair hangat dan mencairnya lapisan es di kutub. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juli 2015 Tercatat Sebagai Bulan Terpanas Sejak Tahun 1880

Juli 2015 Tercatat Sebagai Bulan Terpanas Sejak Tahun 1880

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 12:57 WIB

2.250 Singa Laut Kelaparan karena Air Laut Menghangat

2.250 Singa Laut Kelaparan karena Air Laut Menghangat

News | Jum'at, 10 April 2015 | 06:07 WIB

Es Antartika Cair Lebih Cepat, Dunia Terancam Tenggelam

Es Antartika Cair Lebih Cepat, Dunia Terancam Tenggelam

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 05:29 WIB

Riset: 2014 Adalah Tahun Terpanas dalam Sejarah

Riset: 2014 Adalah Tahun Terpanas dalam Sejarah

Tekno | Minggu, 18 Januari 2015 | 16:56 WIB

Studi: Permukaan Laut Naik Lebih Cepat dari Perkiraan Sebelumnya

Studi: Permukaan Laut Naik Lebih Cepat dari Perkiraan Sebelumnya

Tekno | Kamis, 15 Januari 2015 | 03:35 WIB

Kerugian Ekonomi akibat Pemanasan Global Rp16.000 Triliun

Kerugian Ekonomi akibat Pemanasan Global Rp16.000 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2014 | 13:39 WIB

Terkini

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:45 WIB

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 15:42 WIB

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:39 WIB

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:34 WIB

×