Studi: Kematian Manusia Bisa Diendus Lewat Baunya

Ririn Indriani | Firsta Nodia
Studi: Kematian Manusia Bisa Diendus Lewat Baunya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Aroma tak sedap bisa menjadi sinyal kematian seseorang.

Suara.com - Menjelang kematiannya, biasanya hewan akan melepaskan bau tak sedap yang berasal dari senyawa kimiawi bernama putrescine. Bau ini akan menyebabkan hewan lain terganggu hingga ingin melarikan diri darinya.

Ternyata sebuah penelitian terkini mengungkap bahwa kondisi ini juga dialami oleh manusia. Aroma tak sedap ini bisa menjadi sinyal terjadinya kematian.

Dr Arnaud Wisman, peneliti utama dan psikolog dari University of Kent mengatakan bahwa seseorang yang akan menghadapi kematian biasanya akan mengeluarkan bau tertentu melalui keringatnya. Hal ini dianggap sebagai reaksi atau kewaspadaan yang meningkat seiring dengan adanya ancaman di sekitarnya.

Untuk mendapatkan temuan ini, Wisman dan dr Ilan Shrira dari Arkansas Tech melakukan penelitian gabungan. Mereka melakukan empat percobaan untuk mengamati reaksi seseorang terhadap bau putrecine.

Hasil menunjukkan bahwa responden yang mencium bau putrecine akan menunjukkan reaksi gelisah, lemas, dan ketakutan.

"Peserta dalam penelitian kami mungkin tidak menyadari efek putrecine pada perilaku mereka. Dan mereka tak sadar bahwa reaksi ini terkait dengan kematian," tambah Shrira.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Sesak Napas Mendadak, Waspadai Penyakit Ini

Dukung Israel, Eks Bintang Porno Dihujat di Medsos

Piyu Digugat Cerai karena Tak Penuhi Standar Nafkah Istri

5 Cara Berhemat Buat Keluarga Berpenghasilan Minim

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS