Es di Kutub Utara Menyusut, Populasi Beruang Kutub Menurun

Laban Laisila

Jum'at, 20 November 2015 | 06:08 WIB
Es di Kutub Utara Menyusut, Populasi Beruang Kutub Menurun
Beruang Kutub. [Shutterstcok]

Suara.com - Para ahli memperkirakan, populasi beruang kutub cenderung turun lebih dari 30 persen pada sekitar pertengahan abad karena pemanasan global yang mencairkan es laut Arktik di Kutub Utara.

 Laporan itu, yang disusun oleh IUCN (Serikat Internasional untuk Konservasi Alam), memperkirakan terdapat antara 22 ribu hingga 31 ribu beruang kutub di Arktik yang rentan karena habitat mereka terus menyusut.

"Perubahan iklim akan terus serius mengancam kelangsungan hidup beruang kutub di masa depan," kata Inger Andersen, Direktur Jenderal IUCN, Kamis (19/11/2015).

Dia mengatakan, penelitian itu berdasarkan jumlah terbaru dan proyeksi baru terhadap es laut sejak tinjauan sebelumnya pada tahun 2008.

Laporan itu menyebutkan kemungkinan besar populasi beruang kutub global akan menurun lebih dari 30 persen selama 35 sampai 40 tahun ke depan.

Andersen mendesak hampir 200 negara, yang bertemu pada pertemuan puncak Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang perubahan iklim di Paris, mulai 30 November hingga 11 Desember, untuk membatasi emisi gas rumah kaca agar dapat memperlambat pencairan es kutub.

Jumlah beruang kutub telah meningkat di beberapa daerah dalam beberapa tahun terakhir karena upaya pelestarian yang lebih baik dan larangan berburu, tapi perkiraan populasi keseluruhan pada beberapa dasawarsa lalu tidak jelas.

Penyusutan es laut, yang pada September 2012 adalah yang paling parah sejak pencatatan satelit dimulai, akan mempersulit beruang kutub menangkap mangsanya yang hidup di atas es, kata laporan itu.

IUCN mengatakan, daftar merah hewan dan tumbuhan yang mereka kompilasi menemukan bahwa, sejauh ini, ada 23.250 dari 79.837 spesies yang diteliti terancam punah.

Beruang kutub terdaftar sebagai "rentan", kategori yang paling ringan dari skala yang berakhir dengan punah. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascateror, Indonesia Bersiap ke Konferensi Perubahan Iklim Paris

Pascateror, Indonesia Bersiap ke Konferensi Perubahan Iklim Paris

News | Senin, 16 November 2015 | 08:59 WIB

Perubahan Iklim Ternyata Menghambat Kehidupan Seks

Perubahan Iklim Ternyata Menghambat Kehidupan Seks

Lifestyle | Rabu, 11 November 2015 | 12:31 WIB

Perubahan Iklim Berdampak Pada Produksi Bir di Belgia

Perubahan Iklim Berdampak Pada Produksi Bir di Belgia

News | Sabtu, 07 November 2015 | 05:02 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×