Jangan Sampai Mencontek, Internet Satu Negara Dimatikan

Dythia Novianty

Rabu, 18 Mei 2016 | 07:39 WIB
Jangan Sampai Mencontek, Internet Satu Negara Dimatikan
Ilustrasi belajar ujian. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah langkah besar dilakukan pemerintah Irak untuk mengantisipasi siswanya dari kecurangan saat ujian mereka. Pemerintah memutuskan menutup seluruh internet di negara itu.

Ini menjadi hasil kesimpulan yang dicapai para ahli infrastruktur dari menggali apa yang menjadi alasan selama tiga jam dalam tiga hari berturut-turut, terjadi pemadaman internet. Pola yang sama juga terjadi saat tahun lalu, sehingga mengarah spekulasi jika hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan saat ujian berlangsung.

Hal lain yang menguatkan dugaan ini adalah dengan bocoran email yang diterima Dyn Research (analis lalu lintas internet). Email ini juga diposting ke blog dan halaman Facebook sebagai peringatan dari ISP Irak bahwa internet di negara itu akan mati dari pukul 05:00-08:00 (waktu setempat) selama dua hari.

"Sesuai dengan keputusan Kementerian Komunikasi dan ITPC, harap diberitahu bahwa semua Sirkuit dan layanan internet akan ditutup besok oleh ITPC pada periode 05:00-08:00. Selama ini semua konektivitas internet akan dimatikan di seluruh wilayah Irak," tulis bocoran email tersebut, seperti dilansir dari The Register, Rabu (18/5/2016).

Semua jaringan yang terkoneksi dengan internet padam pada waktu yang telah ditetapkan. Termasuk pintu masuk perbatasan Irak, dan berpengaruh pada semua Internet Service Provider, Operator Seluler, dan VSAT Operator di Irak.

"Maaf untuk menyebabkan ketidaknyamanan kepada Anda, dan terima kasih atas pengertian Anda," tulis pemberitahuan tersebut.

Langkah ini mungkin dianggap aneh. Pemerintah Irak memprioritaskan untuk pengawasan terhadap tidak kecurangan saat ujian. Tapi, apa yang dilakukan negara satu ini boleh dibilang mempertaruhkan banyak hal, untuk pelajar berusia sekitar 11 tahun.

Pasalnya, pemerintah Irak mewajibkan warganya untuk berpedidikan hanya sampai kelas enam. Mereka yang gagal mencetak nilai yang baik pasti dikeluarkan dari sekolah. Sehingga membawa dampak yang sangat besar dan seumur hidup, sehingga siswa harus termotivasi untuk melakukannya dengan baik.

Tahun lalu, keputusan memadamkan internet mendapat protes ditujukan kepada menteri komunikasi Irak. Tapi tidak ada respon dan tidak memiliki dampak.

Sebetulnya, Irak masih memiliki terhambat internet akibat infrastruktur yang saat itu dikuasai Saddam Hussein untuk mengontrol pertukaran informasi. Di masa lalu, Irak memadamkan jaringan mereka untuk mengatasi ancaman terhadap keamanan nasional. Tapi keputusan itu kini beralih dengan alasan kebijakan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ungkap Kasus Pembobolan Jaringan Internet Telkom

Polisi Ungkap Kasus Pembobolan Jaringan Internet Telkom

News | Senin, 09 Mei 2016 | 16:52 WIB

4 Tips Sederhana Biar Internet Kamu Lebih Lancar

4 Tips Sederhana Biar Internet Kamu Lebih Lancar

Tekno | Kamis, 28 April 2016 | 18:51 WIB

Terkini

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×