Waspadai Penipuan Pembayaran Ponsel Android Tap-and-go

Dythia Novianty

Kamis, 29 September 2016 | 07:47 WIB
Waspadai Penipuan Pembayaran Ponsel Android Tap-and-go
Ilustrasi sistem pembayaran dengan tap-and-go. [Shutterstock]

Suara.com - Otoritas hukum telah memperingatkan warga terhadap ancaman penjahat yang menipu dengan menggunakan sistem pembayaran tap-and-go pada ponsel Android. Peringatan tersebut datang atas laporan Penilaian Ancaman Internet Kejahatan Terorganisir Europol tahun ini.

Para ahli sebelumnya mengatakan bahwa peluncuran sistem dompet pintar bisa meningkatkan ancaman tersebut. Namun, polisi tidak yakin bagaimana serangan dilaksanakan dan bagaimana dampaknya.

"Kemungkinan transaksi menggunakan NFC [near field communication] dan tampaknya bahwa penipu akhirnya membuat kemajuan. Beberapa vendor gelap menawarkan software yang di-upload dengan data kartu ke ponsel Android untuk melakukan pembayaran di setiap toko yang menerima pembayaran NFC," kata laporan itu.

Penulis laporan itu menambahkan bahwa salah satu konsekuensi dari kejahatan baru ini adalah bahwa toko-toko mungkin tidak tahu bagaimana harus bereaksi bahkan jika mereka mendeteksi penipuan tersebut.

"Saat ini, ketika pedagang mendeteksi penipuan transaksi, mereka diminta untuk mengambil kartu. Namun, penyitaan tidak mungkin dilakukan karena data kartu tersimpan pada pada smartphone pembeli," isi laporan itu.

Sementara itu, Prof Woodward dari dari Surrey University mengatakan, penjahat mungkin menggunakan handset Android ketimbang iPhone karena Google tidak dapat mencegah aplikasi pihak ketiga yang menggunakan perangkat chip NFC, tetapi Apple berbeda.

"Sistem Apple dikurung, tetapi Anda biasanya dapat menulis kode untuk mendapatkan NFC, wi-fi dan Bluetooth pada perangkat berbasis Android," katanya.

Prof Woodward menambahkan bahwa ancaman tidak berarti orang harus berhenti menggunakan Android Pay, melainkan bahwa semua anggota masyarakat harus tetap waspada terhadap transaksi yang tidak biasa. Sayang, juru bicara Google tidak dapat berkomentar terkait hal ini. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Touchscreen Smartphone Android Mengadat? Ini 6 Solusinya

Touchscreen Smartphone Android Mengadat? Ini 6 Solusinya

Tekno | Selasa, 23 Agustus 2016 | 17:25 WIB

Cara Mudah Gunakan Ponsel Android Tanpa Menekan Tombol Fisik

Cara Mudah Gunakan Ponsel Android Tanpa Menekan Tombol Fisik

Tekno | Senin, 15 Agustus 2016 | 17:17 WIB

Mastercard Meniadakan Hambatan Pembayaran Digital

Mastercard Meniadakan Hambatan Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:17 WIB

Jasa Marga Integrasikan Sistem Pembayaran Tol Trans Jawa

Jasa Marga Integrasikan Sistem Pembayaran Tol Trans Jawa

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 10:54 WIB

Kontribusi Pembayaran Elektronik Pada PDB RI 2,17 Milar Dolar AS

Kontribusi Pembayaran Elektronik Pada PDB RI 2,17 Milar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 13:23 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×