Salut, Rwanda Pakai Drone untuk Logistik RS

Madinah, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 15 Oktober 2016 | 20:07 WIB
Salut, Rwanda Pakai Drone untuk Logistik RS
Drone [shutterstock]

Suara.com - Rwanda lebih unggul daripada negara-negara maju soal pemanfaatan drone dalam pengiriman barang. Pemerintah negara yang terletak di Afrika Tengah itu sudah menggunakan drone untuk memenuhi keperluan logistik obat-obatan dan kantung darah di rumah sakit (RS).

Per Jumat (14/10/2016) waktu Rwanda, drone resmi hilir-mudik ke lima RS terlebih dahulu. Ke depannya, mereka berencana memperluas area pengiriman ke separuh RS di negara tersebut yang total berjumlah 45 RS.

Menurut Menteri Informatika dan Telekomunikasi Rwanda Jean Philbert Nsengimana, dengan drone, waktu pengiriman obat-obatan maupun kantung darah bisa dipangkas dari rata-rata empat jam menjadi 15 menit.

"Dalam kasus-kasus tertentu, ini (lalu lintas darat) sangat buruk," kata dia seperti dikutip dari CNN Money. Jika musim hujan, jalan di Rwanda malah seakan tak bisa dilewati sehingga menghambat pengiriman kantung darah ke National Center for Blood Transfusion.

Nsengimana menjelaskan begitu pengiriman barang dengan drone ini berskala nasional, ongkos yang dikeluarkan pemerintah Rwanda bakal sebanding dengan saat mereka memakai kendaraan biasa.

Penggunaan drone untuk logistik RS di Rwanda terjadi berkat kerja sama antara pemerintah mereka dengan sebuah perusahaan rintisan (startup) asal Silicon Valley, Amerika Serikat yang bernama Zipline.

Drone yang digunakan bertipe fixed-wing. Bentuknya menyerupai miniatur pesawat dengan dua sayap yang masing-masingnya terbentang sepanjang 6 kaki (1,8 m).

Fixed-wing drone dapat beroperasi dengan otonom, juga lebih efisien dibanding drone pada umumnya yang bermodel quadcopter. Karena itu, fixed-wing drone dapat menjelajah hingga 93 mil atau hampir 150 km.

Drone itu akan terbang cukup tinggi di Rwanda hingga hampir tak terlihat oleh mata telanjang, serta memiliki parasut. "Dalam skenario terburuk, drone tak akan melukai siapa pun," ujar Nsengimana.

Negara-negara Barat kini tertinggal dari Rwanda dalam hal penggunaan drone karena sangat berhati-hati dalam membuat regulasinya. Sebagai contoh, drone fixed-wing saja belum diperbolehkan dalam undang-undang komersialisasi drone di AS yang baru diberlakukan Agustus kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GoPro Meluncurkan 'Drone' Karma Berukuran Ringkas

GoPro Meluncurkan 'Drone' Karma Berukuran Ringkas

Tekno | Selasa, 20 September 2016 | 12:23 WIB

Jepang Bikin Drone Berlengan, Mampu Mengangkat Bayi

Jepang Bikin Drone Berlengan, Mampu Mengangkat Bayi

Tekno | Selasa, 13 September 2016 | 16:03 WIB

Drone Diduga Milik Paparazi Ditembak Seorang Perempuan

Drone Diduga Milik Paparazi Ditembak Seorang Perempuan

Tekno | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:10 WIB

Bos Facebook Hadiahkan Sebuah Drone untuk Paus Fransiskus

Bos Facebook Hadiahkan Sebuah Drone untuk Paus Fransiskus

Tekno | Selasa, 30 Agustus 2016 | 06:31 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×