Banyak Penggemar Apple Kecewa dengan MacBook Pro?

Dythia Novianty

Selasa, 08 November 2016 | 19:45 WIB
Banyak Penggemar Apple Kecewa dengan MacBook Pro?
Ilustrasi MacBook Pro 2016. [Shutterstock]

Suara.com - MacBook Pro terbaru telah dirilis, akhir Oktober lalu. Sayang, tidak semua pihak merasa bahagia dengannya, terutama mereka yang berharap laptop itu akan mumpuni bagi para pengguna profesional.

Tidak mengherankan terutama bagi mereka yang sudah lama menanti kehadiran platform terbaru Mac. Kekecewaan juga muncul kala mereka membandingkan dengan laptop platform Windows sebanding, namun harga yang dibanderol relatif lebih 'ramah'.

Banyak pihak menilai, MacBook Pro generasi 2016 lebih mahal dan kurang kompatibel dari generasi sebelumnya. Jika dilihat, sebagai perangkat premium Apple, laptop satu ini harusnya disesuaikan untuk pemakain profesional.

MacBook Pro sekarang hanya dibeli jika Anda berada di ekosistem Apple dan memiliki anggaran lebih tinggi dan beranggapan MacBook ini telah memenuhi harapan. Kritikan dari kalangan pengguna Mac Pro yang muncul di tengah peluncuran produk baru ini, belum pernah terjadi sebelumnya.

Ditambah lagi dengan keluhan hilangnya jack headphone dari iPhone 7 hanya sebulan sebelumnya. Berbagai keluhan disampaikan dalam media sosial, dan salah satu yang rajin memosting adalah dari Michael Tsai.

Dia mengumpulkan konsensus negatif yang luas dari kalangan fans Apple. Komunitas Mac menemukan spesifikasi yang tidak diharapkan, termasuk model 15 inci, yang menggunakan kekuatan AMD Radeon graphics bukannya chip Nvidia Pascal.

Banyak orang berspekulasi tentang apakah yang harus dilakukan Apple terhadap Mac, seperti IBM lakukan ketika menjual rangkaian ThinkPad Lenovo. Banyak penggemar Apple yang menggunakan Mac versi lama, berharap lebih dengan kehadiran MacBook Pro kali ini. Karena begitu melihat spesifikasi utamanya, peningkatan performa yang diharapkan tidak terwujud.

MacBook yang diperbarui dari Apple memiliki chip yang lebih baru, tapi tidak signifikan. Mereka memiliki penyimpanan lebih cepat, tetapi juga output RAM 16GB.

Untuk konsumen atau penggunaan kasual, itu memadai. Tapi buat mesin kerja pengembang, 16GB adalah persyaratan minimum. [The Verge]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fitur 'Cari iPhone Saya' Kini Bisa Secara 'Offline'

Fitur 'Cari iPhone Saya' Kini Bisa Secara 'Offline'

Tekno | Sabtu, 05 November 2016 | 14:55 WIB

Papua Berpotensi Jadi Lokasi R&D Apple?

Papua Berpotensi Jadi Lokasi R&D Apple?

Tekno | Rabu, 02 November 2016 | 15:51 WIB

Dua Emoji Terbaru Apple Ini Bikin Viral di Medsos

Dua Emoji Terbaru Apple Ini Bikin Viral di Medsos

Tekno | Rabu, 02 November 2016 | 06:24 WIB

Apple Lakukan Perombakan 'Radikal' di MacBook Terbarunya

Apple Lakukan Perombakan 'Radikal' di MacBook Terbarunya

Tekno | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 19:27 WIB

Microsoft Andalkan Surface Studio Untuk Saingi Apple

Microsoft Andalkan Surface Studio Untuk Saingi Apple

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2016 | 21:11 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×