Cara Orang Menikmati Musik Berubah, Dimulai dari iPod

Yazir Farouk, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 19 November 2016 | 14:32 WIB
Cara Orang Menikmati Musik Berubah, Dimulai dari iPod
iPod [shutterstock]

Suara.com - Dulu, orang butuh gramophone, kemudian turntable untuk mendengarkan musik dari piringan hitam. Sekarang, hanya dengan satu ponsel pintar yang dilengkapi aplikasi streaming musik, orang sudah bisa menikmati hiburan musik.

Cara masyarakat mendengarkan musik memang terus berevolusi. Perubahan paling ekstrem terjadi setelah mendiang Steve Jobs memperkenalkan iPod pertama kalinya pada 23 Oktober 2001.

"Evolusi orang-orang untuk mengonsumsi musik terus berlangsung. Pada 1950-an, ada vinyl, lalu diganti kaset, CD, kemudian beralih ke digital mulai dari ditemukannya iPod," kata Country Manager Yonder Music Indonesia Zico Kemala Batin, di Jakarta Jumat (18/11/2016).

Zico memaparkan, kemajuan teknologi, selain mentransformasikan cara mendengar musik, juga membuat perilaku konsumen berganti. Sebagai efeknya, industri musik pun dipaksa untuk berubah.

Di awal era milenium, musik digital dibeli dengan harga sekitar Rp6 ribu per lagu dengan limitasi pada memori perangkat yang digunakan.

Teknologi ponsel pintar yang makin canggih membuat iPod tergeser. Para pecinta musik berganti menikmati alunan-alunan lagu lewat smartphone mereka. Kemudian, muncullah aplikasi-aplikasi streaming musik semisal Spotify, Joox, Langit Musik, Apple Music, Ohdio, hingga Yonder.

"Streaming musik selanjutnya masuk dan menggangu (model industri yang ada). Dengan Apple Music, bayar Rp65 ribu, pilih lagu sepuasnya," ujar Zico menjelaskan.

"Tapi era digital membuat perilaku konsumen juga berubah. Mereka mencari yang gratis. Ada riset yang mengatakan bahwa 99 persen dari populasi pengguna internet tak bersedia membayar untuk streaming musik. Hanya 1 persen yang mau," katanya lagi.

Yonder lalu masuk dengan menawarkan musik legal yang gratis. Syarat untuk mengunduh aplikasi ini serta menikmati sekitar 20 juta lagu di dalamnya hanyalah menggunakan jaringan XL atau Axis.

Kini, menurut Zico, perilaku konsumen belum berganti. Tapi, aplikasi streaming musik semakin dituntut untuk memberikan interaksi dan pengalaman berbeda kepada konsumen.

Zico menilai harus ada fitur-fitur lebih di dalam aplikasi streaming musik selain untuk mendengarkan lagu. Misalnya saja karaoke, news feed, dan lain-lain.

Karenanya, Yonder, pada kuartal pertama tahun depan, berencana meluncurkan versi pembaruan dari aplikasi saat ini yang akan menawarkan fitur lebih. Versi kedua dari Yonder diyakini Zico sebagai 'game changer'.

"Perusahaan-perusahaan aplikasi kerap melakukan riset untuk memperkirakan seperti apa perilaku konsumen dua tahun ke depan. Yonder masuk di ujung evolusi dan kami belum bisa melihat ini (perilaku konsumen) ke arah mana lagi. Dalam jangka pendek, yang berubah lebih di interaksi internal aplikasi itu sendiri," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Apple, Steve Jobs Muncul di Video Persidangan

Bela Apple, Steve Jobs Muncul di Video Persidangan

Tekno | Minggu, 07 Desember 2014 | 05:57 WIB

Mengubah iPod Lama Menjadi Kamera Keamanan

Mengubah iPod Lama Menjadi Kamera Keamanan

Tekno | Selasa, 22 Juli 2014 | 16:44 WIB

Terkini

Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh

Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh

Tekno | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:59 WIB

Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?

Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?

Tekno | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:55 WIB

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:23 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43 WIB

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:27 WIB