Gara-gara Google, India Desak Pabrikan Bikin Smartphone Murah

Dythia Novianty

Selasa, 10 Januari 2017 | 20:03 WIB
Gara-gara Google, India Desak Pabrikan Bikin Smartphone Murah
Salah satu produsen smatphone asal India, Lava. [AFP]

Suara.com - Pasar India akan menikmati smartphone murah seharga 30 dolar atau sekitar Rp400 ribuan. Semua pihak kini tengah mengarah kesana untuk membuatnya menjadi nyata.

Langkah ini dianggap mampu memenuhi targett dimana satu miliar orang yang masih belum memiliki smartphone. Pemerintah setempat seketika langsung mendesak para pabrikan membuat smartphone kurang dari 30 dolar AS.

Baru-baru ini, para pejabat pemerintah bertemu produsen smartphone lokal seperti Micromax, Intex, Lava, dan Karbonn untuk meminta merekka menurunkan harga smartphone, seperti dilaporkan Economic Times dikutip Mashable.

Dengan smartphone menjadi di bawah 30 dolar AS, diharapkan lebih banyak orang di India akan mampu membelinya. Pemerintah yakin bahwa ini akan meningkatkan penetrasi mobile wallet dan solusi epayment lainnya di negara itu.

"Pemerintah telah mulai memungkinkan transaksi digital, yang tumbuh secara eksponensial sekarang. Tapi mereka menyadari bahwa tidak banyak smartphone murah di pasar," kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Langkah ini diambil mengikuti pernyataan CEO Google Sundar Pichai, yang pekan lalu menyatakan perlunya smartphone murah seharga 30 dolar AS untuk pasar smartphone India. Pichai menambahkan bahwa setelah produsen mulai menjelajahi ke pasar smartphone murah tersebut maka mereka akan dapat menemukan banyak terobosan lainnya.

India sendiri merupakan rumah dari pasar smartphone terbesar kedua. Saat ini memiliki lebih dari 260 juta pengguna smartphone, seperti yang ditulis perusahaan riset Counterpoint.

Tidak seperti beberapa pasar barat, smartphone di India tidak disubsidi oleh operator dan dijual secara terpisah.

Pemerintah India ingin produsen lokal mendorong sebanyak 20 hingga 25 juta smartphone segera masuk pasar.

baca juga

Bagaimana perusahaan-perusahaan ini akan menurunkan harga tetap menjadi misteri. Pemerintah pun dilaporkan tidak menawarkan subsidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Termurah di Dunia, Smartphone Rp49.000 Bukan Tanpa Problem

Termurah di Dunia, Smartphone Rp49.000 Bukan Tanpa Problem

Tekno | Sabtu, 02 Juli 2016 | 06:30 WIB

Terkini

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

×