Dirjen Pajak Ancam Tingkatkan Kasus Google

Liberty Jemadu, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 17 Januari 2017 | 19:56 WIB
Dirjen Pajak Ancam Tingkatkan Kasus Google
Laman utama mesin pencari Google di sebuah ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Hingga hari ini pemerintah tengah berusaha mendesak Google Indonesia menyelesaikan masalah perpajakannya di Indonesia dan menyerahkan data transaksinya selama beroperasi di Indonesia.

Jika perusahaan asal Amerika Serikat tersebut tidak segera menanggapi hal ini, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengancam akan menaikkan status Google ke tingkat penyidikkan.

"Kalau ada terindikasi Anda mengulur waktu, bukan tak mungkin kami tak berani ke level penyidikan. Berarti ini semua akan terlibat dari kepolisian, jaksa," Kata Kepala Kantor Ditjen Pajak Wilayah Jakarta Khusus Muhammad Haniv di Jakarta (17/1/2017).



Haniv menjelaskan, alasan pemerintah meminta data transaksi Google lantaran memuat berbagai data yang sangat penting untuk menentukkan berapa total pajak yang harus diselesaikan oleh Google.

"Data data transaksi iklan, server. Dokumen ini sangat penting bagi pemerintah untuk menghitung total pajak Google yang harus dibayarkan," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya masih menunggu niat baik Google untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Sehingga, bisnis Google nantinya bisa berjalan dengan lancar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara yang mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menindaklanjuti kasus Google ini.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Mudah-mudahan permasalahan ini cepat selesai," kata Rudiantara di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta Pusat.

Jika Dirjen Pajak benar-benar meningkatkan kasus ini, maka Indonesia akan mengikuti jejak sejumlah negara di Eropa yang mengambil langkah tegas terhadap raksasa internet asal Amerika Serikat tersebut.

Prancis, misalnya, pada Mei 2016 lalu menggerebek kantor Google di Paris untuk mengusut dugaan pengemplangan pajak. Penegak hukum dari kantor kejaksaan bidang kejahatan finansial serta otoritas antikorusi dan antipenipuan pajak Prancis, dibantu oleh 25 pakar teknologi informasi membongkar semua data Google.

Sementara pada Juni tahun lalu, kantor Google di Madrid juga digerebek oleh penegak hukum Spanyol. Penggeledahan yang melibatkan 30 penegak hukum itu bertujuan untuk mengumpulkan bukti pendapatan yang dikeruk Google di Spanyol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:23 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43 WIB

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:27 WIB

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:49 WIB

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:20 WIB

45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse

45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:05 WIB