Hapus Pesan Scamm di WhatsApp atau Data Pribadi Anda Akan Dicuri

Dythia Novianty

Senin, 23 Januari 2017 | 04:37 WIB
Hapus Pesan Scamm di WhatsApp atau Data Pribadi Anda Akan Dicuri
Scammer di WhatsApp. [Daily Star]

Suara.com - Maraknya pencurian data pribadi secara online mendorong pengguna harus ekstra waspada. Bahkan, aplikasi pesan WhatsApp dengan kemampuan enkripsi pesan pun masih kerap digunakan para scammer (penipu online).

Pihak perusahaan mengeluarkan peringatan.

"Ini bukan komunikasi resmi Sainsbury dan Anda harus mengabaikan/menghapus tanpa menjawabnya,". tulis WhatsApp di situs resminya.

Scammer menggunakan trik canggih untuk melakukan penipuan dengan menunjukkan pesan disertai dengan URL seolah-olah resmi dari situs Sainsbury. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan sebenarnya scammer membuat halaman situs scamm untuk mengelabui para pengguna WhatsApp.

"Kami menyadari masalah ini dan menasihati pelanggan untuk menghapus pesan," ujar seorang juru bicara untuk Sainsbury mengatakan kepada Express.co.uk seperti dikutip Daily Star.

Data pribadi dicuri oleh website dengan menginstal cookie pada smartphone korban atau mengunduh ekstensi browser yang dapat digunakan untuk melayani iklan mereka. Tidak lain, tujuan scammer adalah menghasilkan pendapatan melalui dunia maya.

"Sayangnya, pengguna masih jatuh untuk jenis penipuan seperti ini, mereka ditipu dan digoda mengikuti link dari aplikasi media sosial favorit mereka tanpa benar-benar mengenali bahaya," kata spesialis keamanan ESET, Mark James mengatakan kepada Express.co.uk dikutip Daily Star.

Ditambahkannya, mereka biasanya menyajika tawaran gratis dengan sedikit usaha atau tidak atas nama mereka sendiri.

"Setelah korban masuk ke halaman situs sccammer, segala macam malware berbahaya menanti mereka. Tidak terbatas pada serangan phishing potensial untuk mendapatkan informasi pribadi atau pribadi Anda, instalasi malware atau menampilkan gambar atau video yang tidak pantas," papar dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WhatsApp 'Baru' Tidak Gratis Lagi?

WhatsApp 'Baru' Tidak Gratis Lagi?

Tekno | Minggu, 15 Januari 2017 | 08:23 WIB

Peneliti: Awas, WhatsApp Mudah Disadap!

Peneliti: Awas, WhatsApp Mudah Disadap!

Tekno | Sabtu, 14 Januari 2017 | 09:09 WIB

WhatsApp Bisa Tarik dan Edit Pesan yang Telah Dikirim?

WhatsApp Bisa Tarik dan Edit Pesan yang Telah Dikirim?

Tekno | Senin, 19 Desember 2016 | 16:04 WIB

WhatsApp Punya 'Kabar Buruk'

WhatsApp Punya 'Kabar Buruk'

Tekno | Sabtu, 03 Desember 2016 | 07:11 WIB

Cara Lacak Lokasi Orang via WhatsApp

Cara Lacak Lokasi Orang via WhatsApp

Tekno | Selasa, 15 November 2016 | 15:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×