Teori Konspirasi: Sebuah Asteroid Akan Menabrak Bumi Bulan Depan

Dythia Novianty

Jum'at, 27 Januari 2017 | 08:33 WIB
Teori Konspirasi: Sebuah Asteroid Akan Menabrak Bumi Bulan Depan
Ilustrasi asteroid tabrak bumi. (Shutterstock)

Suara.com - Tahun lalu NASA mendeteksi sebuah objek, yang bisa menjadi komet atau asteroid, tengah jalan menuju Bumi. Badan antariksa tersebut mengatakan, objek misterius akan dengan aman melewati Bumi pada jarak hampir 32 juta mil (51 juta kilometer) pada 25 Februari mendatang.

Tapi satu astronom memproklamirkan teori alternatif, menunjukkan bahwa asteroid akan menabrak Bumi pada 16 Februari dan memicu tsunami besar.

Benda aneh itu bernama 2016 WF9, ditemukan tahun lalu.
Selama 4,9 tahun waktu bumi, ia telah melakukan perjalanan berada di bawah sabuk asteroid utama dan orbit Mars dan akan berayun ke dalam orbit Bumi.

Objek, yang merupakan garis kabur antara asteroid dan komet, ditemukan oleh misi NEOWISE NASA.

Astronom asal Rusia, Dr Dyomin Damir Zakharovich mengatakan bahwa objek tersebut sedang menuju langsung ke arah planet kita.

"Objek yang mereka sebut WF9 meninggalkan sistem Nibiru pada bulan Oktober ketika Nibiru mulai berputar berlawanan arah jarum jam mengelilingi matahari," katanya.

"Sejak itu, NASA telah mengidentifikasi itu (objek) akan menabrak bumi. Tapi mereka hanya memberitahu segelintir orang-orang sekarang," tambah dia.

Jika asteroid menabrak bumi, katanya, hal itu bisa menghancurkan kota atau menimbulkan tsunami.

"Kita semua dalam bahaya," tegasnya.

baca juga

Pernyataan ini bertolak belakang dengan pernyataan Nasa yang mengungkap bahwa objek akan melewati bumi dengan jarak hampir 32 juta mil (51 juta kilometer) dari planet ini.

"Lintasan 2.016 WF9 dipahami dengan baik dan objek bukanlah ancaman bagi Bumi di masa mendatang," kata NASA.

Ukuran 2016 WF9 relatif besar, yakni sekitar 0,3-0,6 mil (0,5-1 kilometer). Tubuhnya menyerupai komet reflektifitas dan orbit, tetapi tampaknya tidak memiliki karakteristik debu dan gas awan sebagaimana yang mendefinisikan komet.

"2016 WF9 bisa memiliki asal-usul komet," kata Wakil Kepala Sekolah Investigator James 'Gerbs' Bauer di JPL.

Tapi Dr Zakharovich mengatakan, 'data' nya mengungkapkan latar belakang berbeda. Dia mengklaim, komet atau asteroid berasal dari planet fiksi Nibiru.

Teori konspirasi percaya, planet Nibiru akan mencapai ke planet kita pada bulan Oktober tahun ini, setelah tertarik oleh gravitasi dari 'bintang biner' kembar dengan matahari. Teori ini memang belum terbukti. Nibiru, kadang-kadang disebut sebagai Planet X, adalah planet hipotesis di tepi tata surya kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asteroid Nyaris Sambar Bumi Pekan Lalu

Asteroid Nyaris Sambar Bumi Pekan Lalu

Tekno | Senin, 16 Januari 2017 | 19:48 WIB

Bukan Komet atau Asteroid, Benda Aneh Ini Sedang Dekati Bumi

Bukan Komet atau Asteroid, Benda Aneh Ini Sedang Dekati Bumi

Tekno | Selasa, 03 Januari 2017 | 07:49 WIB

NASA Bangun Stasiun Luar Angkasa untuk Perjalanan Berbayar

NASA Bangun Stasiun Luar Angkasa untuk Perjalanan Berbayar

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 06:05 WIB

Ini Pesawat Luar Angkasa Pertama yang Siap Jelajah Mars?

Ini Pesawat Luar Angkasa Pertama yang Siap Jelajah Mars?

Tekno | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 23:54 WIB

Terkini

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:15 WIB

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:50 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:40 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:22 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP

Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:12 WIB

×