Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:10 WIB
Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak
Ilmuwan sedang melakukan penelitian. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti asal Amerika Serikat telah mengidentifikasi sebuah varian genetik umum yang dapat menyebabkan penuaan pada otak normal orang yang sudah tua bahkan hingga 12 tahun.

Para peneliti mengatakan hasil penelitian ini diharapkan bisa menunjukkan arah baru dan sebagai bahan evaluasi yang potensial untuk mencegah dan melakukan proses pengobatan penyakit gangguan otak terkait usia seperti Alzheimer.

"Jika Anda melihat sekelompok orang tua, beberapa akan terlihat lebih tua dari rekan-rekan mereka dan beberapa akan terlihat lebih muda. Perbedaan penuaan yang sama juga dapat dilihat di frontal korteks, daerah otak yang bertanggung jawab untuk proses mental yang lebih tinggi", jelas Profesor dari Columbia University Medical Centre (CUMC), AS, Asa Abeliovich dilansir Zeenews.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak dari perbedaan ini terkait dengan varian gen yang disebut TMEM106B. Sekitar sepertiga dari orang memiliki dua salinan dari TMEM106B dan sepertiga lain memiliki satu salinan.

Orang-orang yang memiliki dua salinan 'buruk' dari gen ini dipercaya memiliki korteks frontal yang cenderung 12 tahun lebih tua dari mereka yang memiliki dua salinan normal.

Abeliovich mengatakan TMEM106B mulai mengerahkan efeknya setelah seseorang mencapai usia 65 tahun. Sebelum terjadi, semua orang berada di perahu yang sama, dan kemudian datanglah stres menyerang.

"Apabila Anda memiliki dua salinan gen yang baik, Anda akan merespon stres dengan baik pula. Jika Anda memiliki dua salinan gen yang buruk, otak Anda akan menua dengan cepat," imbuhnya.

Tampaknya, kata Abeliovich, jika Anda memiliki varian genetik ini, penuaan otak berakselerasi dan dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit otak maupun sebaliknya. "Jika Anda memiliki penyakit otak, penyakit mempercepat penuaan otak," tutupnya.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Cell Sistem di Amerika Serikat.




Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Bidang Ini Dominasi Publikasi Ilmiah UI

Dua Bidang Ini Dominasi Publikasi Ilmiah UI

Press Release | Minggu, 12 Februari 2017 | 08:52 WIB

UGM Kembangkan Herbal untuk Sembuhkan Radang

UGM Kembangkan Herbal untuk Sembuhkan Radang

Health | Kamis, 02 Februari 2017 | 23:00 WIB

Penelitian Bidang MIPA Masih Kurang Didukung

Penelitian Bidang MIPA Masih Kurang Didukung

Press Release | Rabu, 02 November 2016 | 13:46 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×