Cerita Pembuat Game: Disangka Punya Tuyul karena Dapat Miliaran!

Ardi Mandiri

Senin, 10 Juli 2017 | 07:16 WIB
Cerita Pembuat Game: Disangka Punya Tuyul karena Dapat Miliaran!
Ilustrasi: Laki-laki bermain game online. (Shutterstock)

Suara.com - Asosiasi Games Indonesia mengungkapkan jumlah pelaku industri kreatif pembuatan aplikasi games di Indonesia terbilang masih sedikit jika dibandingkan sektor lain yakni fesyen, kuliner dan cenderamata.

Presiden Asosiasi Games Indonesia Narenda Wicaksono di Palembang, Minggu, mengatakan games saat ini sangat digemari di Indonesia yakni hampir di setiap kalangan pada beragam usia, namun pihak yang mau benar-benar terjun dan berbisnis di sektor industri kreatif itu masih dalam hitungan jari.

"Orang seperti saya yang bisa dikatakan sebagai pemain di Indonesia hanya sekitar lima orang. Jadi masih sangat terbuka peluang bagi generasi muda jika benar-benar mau menggarapnya," kata dia.

Jika dari sisi finansial, pembuatan games sangat menjanjikan asalkan yang bersangkutan mau berkreasi.

Pelaku tidak perlu memiliki kantor tapi cukup melakukannya di depan layar komputer yang bisa ditempatkan di rumah.

Dengan cara seperti ini, sosok-sosok sukses di dunia games bisa mengantongi keuntungan hingga miliaran rupiah.

"Kami-kami ini sampai dibilang pelihara 'tuyul' karena kerja di rumah saja, ngak keluar-keluar tapi bisa dapat miliaran rupiah," kata Narenda.

Hanya saja, sukses di bidang pembuatan games tidak dapat dicapai tanpa berkoneksi dengan bidang lain karena dibutuhkan strategi untuk menjual produk yang laku di pasar dan dapat menggaet investor.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer dan Teknik Informatika Indonesia Prof Richardus Eko Indrajit yang menjadi pembicara dalam kegiatan Bekraf Developer Day mengatakan sudah saatnya semua pihak membidik industri kreatif sebagai lahan untuk berbisnis.

Indonesia lama kelamaan dipastikan tidak dapat lagi bergantung pada sumber daya alam karena yang ada sudah semakin berkurang. Industri kreatif dapat menjadi salah satu alternatif generasi muda untuk mengembangkan diri.

Para mahasiswa perguruan tinggi ilmu komputer dan sejenisnya sudah saatnya memanfaatkan kesempatan ini karena kuenya masih sangat besar.

"Umumnya mahasiswa komputer itu targetnya games-nya itu jadi (alasan tugas kuliah). Setelah jadi, ya sudah mereka stop. Ke depan tidak boleh lagi seperti. Mereka harus sudah bisa berpikir bahwa games ini akan dijual dan harus dapat investor," kata dia.

Bisnis pembuatan aplikasi games dan animasi hingga kini belum begitu besar sumbangsihnya untuk PDB yakni hanya 1,77 persen.

Akan tetapi kontribusi itu diperkirakan akan bertambah pada tahun-tahun mendatang mengingat industri kreatif sendiri mencatat pertumbuhan tahunan 4,3 persen tahun 2016 dengan menitikberatkan pada tiga sektor yakni fesyen, kuliner dan cenderamata. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Pemain Game Online Kerap Jadi Korban Bully

Studi: Pemain Game Online Kerap Jadi Korban Bully

Tekno | Jum'at, 02 Juni 2017 | 08:43 WIB

IIPG Peringatkan Game Digital Bisa Rusak Kepribadian Anak

IIPG Peringatkan Game Digital Bisa Rusak Kepribadian Anak

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:05 WIB

Goethe Haus Jelaskan Politik Dunia ke Publik via Game

Goethe Haus Jelaskan Politik Dunia ke Publik via Game

Tekno | Jum'at, 12 Mei 2017 | 19:18 WIB

Ajarkan Kekerasan dan Perkosaan, 4 Game Ini Ditarik dari Pasaran

Ajarkan Kekerasan dan Perkosaan, 4 Game Ini Ditarik dari Pasaran

Tekno | Kamis, 11 Mei 2017 | 19:44 WIB

Beli Headphone Gaming? Baca 5 Tips Ini Biar Enggak Menyesal

Beli Headphone Gaming? Baca 5 Tips Ini Biar Enggak Menyesal

Tekno | Rabu, 22 Februari 2017 | 18:17 WIB

Point Blank Versi Mobile Resmi Gebrak Indonesia

Point Blank Versi Mobile Resmi Gebrak Indonesia

Tekno | Kamis, 20 Oktober 2016 | 12:34 WIB

Pemuda Tabrak Kantor Pembuat Game yang Bikin Dia Kecanduan

Pemuda Tabrak Kantor Pembuat Game yang Bikin Dia Kecanduan

Tekno | Kamis, 28 Juli 2016 | 17:00 WIB

Pokemon Go Dinilai Tak Bahaya bagi Keamanan Negara

Pokemon Go Dinilai Tak Bahaya bagi Keamanan Negara

Tekno | Senin, 18 Juli 2016 | 10:30 WIB

Enam Hari Nge-Game di Warnet, Kaki Remaja Ini Luka dan Membusuk

Enam Hari Nge-Game di Warnet, Kaki Remaja Ini Luka dan Membusuk

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×