Nyaris Punah, Afrika Selatan Bakal Relokasi Badak Hitam ke Chad

Ririn Indriani

Selasa, 10 Oktober 2017 | 03:14 WIB
Nyaris Punah, Afrika Selatan Bakal Relokasi Badak Hitam ke Chad
Badak hitam di Afrika. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup Afrika Selatan (Afsel) akan merelokasi enam ekor badak hitam yang hampir punah ke Chad tempat hewan itu diburu secara liar.

Bila eksperimen itu berhasil, maka negara Afrika tengah itu akan menjadi tuan rumah populasi badak hitam di Afrika. Hal ini akan memuluskan jalan bagi spesies-spesies itu untuk diperkenalkan ke bagian-bagian lain dari bekas wilayahnya di benua Afrika. Perburuan liar telah menyebabkan populasi hewan itu hampir punah.

"Satu tim ahli dari Afrika Selatan akan mengunjungi Chad untuk menilai habitat, keamanan dan pengelolaan lestari dan juga kesiapan prasarana sebelum relokasi hewan tersebut," demikian pernyataan Kementerian Lingkungan Hidup Afrika Selatan di Pretoria.

Namun tanggal untuk relokasi badak hitam tersebut belum ditetapkan. Destinasi badak itu ialah Taman Nasional Zakouma di tenggara Chad, negara produsen minyak tapi miskin.

Zakouma yang terletak di sebelah selatan Gurun Sahara, merupakan rumah bagi pemulihan populasi gajah dari beberapa ratus dan dikelola oleh African Parks Foundation, sebuah NGO yang melakukan kegiatan konservasi.

Afrika memiliki spesies badak putih dan badak hitam. Jumlah populasi badak putih lebih besar dan banyak.

Sejak awal 1970-an badak-badak hitam telah sangat jarang terlihat di Chad dan spesies-spesies itu telah dimusnahkan dari banyak kawasan aslinya akibat perburuan ilegal yang terus berlangsung.

Jumlah badak yang diburu secara ilegal untuk diambil culanya di Afrika Selatan turun 10 persen pada tahun 2016 jadi 1.054. Hal itu merupakan penurunan kedua kali, menurut data pemerintah. Tetapi konservasionis mengatakan levelnya masih mengkhawatirkan. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Berlari untuk Pelestarian Badak Sumatera!

Yuk, Berlari untuk Pelestarian Badak Sumatera!

Lifestyle | Sabtu, 23 September 2017 | 12:21 WIB

Kisah Si Najag, Badak yang Mati karena Sisa Tali Masuk ke Kakinya

Kisah Si Najag, Badak yang Mati karena Sisa Tali Masuk ke Kakinya

News | Selasa, 05 April 2016 | 18:56 WIB

WWF: Badak Indonesia Butuh Habitat Baru

WWF: Badak Indonesia Butuh Habitat Baru

Tekno | Minggu, 20 September 2015 | 18:45 WIB

Terkini

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Listrik Sering Padam, DPR Semprot PLN: Direksi Berganti, Persoalan Jangan Berulang

Listrik Sering Padam, DPR Semprot PLN: Direksi Berganti, Persoalan Jangan Berulang

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

×