Yuk, Berlari untuk Pelestarian Badak Sumatera!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 23 September 2017 | 12:21 WIB
Yuk, Berlari untuk Pelestarian Badak Sumatera!
Konferensi Pers 'Berlari untuk Badak' di Jakarta, Jumat (22/9/2017). (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Di Indonesia, populasi badak Sumatera semakin memprihatinkan. Jumlahnya bahkan tak sampai 100 ekor.

Nah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian Badak sekaligus memperingati Hari Badak Sedunia yang jatuh pada 22 September, Tim Badak mengajak masyarakat "Berlari untuk Badak" dengan titik temu di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (24/9/2017).

Sectionov, Liaison International Rhino Foundation, salah satu anggota aktif Tim Badak mengatakan bahwa perhelatan ini digelar untuk menyuarakan kondisi darurat badak Indonesia kepada seluruh pihak. Menurut dia, dibutuhkan butuh dukungan dari setiap lapisan masyarakat guna mengatasi kondisi darurat badak Indonesia dari kepunahan.

"Banyak hal sederhana yang dapat dilakukan, misalnya para orang tua ataupun guru dapat terus menceritakan apa itu badak dan karakteristiknya, para pelaku industri mungkin bisa membuat hasil karyanya yang terinspirasi dari Delilah ataupun perjalanan badak Sumatera lainnya," ujar dia pada temu media di @America, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Dalam kesempatan yang sama, Ni Made Ferawati, Dokter Hewan Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) Way Kambas mengatakan bahwa kepunahan badak Sumatera salah satunya diakibatkan, karena kemampuan berkembangbiak badak yang rendah yakni satu anak setiap lima tahun.

“Populasi Badak Sumatera di Malaysia dan Vietnam telah mengalami kepunahan. Hutan Indonesia adalah rumah asli terakhir para badak-badak unik ini yang tersebar di berbagai area terpisah seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Gunung Leuser, Way Kambas dan beberapa individu di Kalimantan,” jelas dia.

Ia menambahkan, SRS Way Kambas sendiri dibangun sejak 1996 di mana SRS menyediakan habitat alami dengan luas 20 Ha bagi setiap individu badak. Tim gabungan mereka juga melakukan berbagai program untuk membantu perkembangbiakan badak Sumatera, di antaranya melakukan cek kandungan, pengambilan sperma dari badak jantan maupun pemeriksaan x-ray di bagian tubuh badak yang sakit.
 
Selain ikut serta dalam 'Berlari untuk Badak', Sectionov mengatakan masyarakat juga bisa berdonasi secara online melalui platform Kitabisa.com sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian badak Sumatera.

"Bertepatan dengan Hari Badak Sedunia, kami berharap donasi yang masuk ke kampanye #KadoUntukDelilah semakin banyak di mana dana tersebut dapat sangat berguna bagi kelangsungan badak Sumatera yang ada di SRS Way Kambas,” sambung Iqbal Hariadi selaku Director of Crowdfunding Kitabisa.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Si Najag, Badak yang Mati karena Sisa Tali Masuk ke Kakinya

Kisah Si Najag, Badak yang Mati karena Sisa Tali Masuk ke Kakinya

News | Selasa, 05 April 2016 | 18:56 WIB

WWF: Badak Indonesia Butuh Habitat Baru

WWF: Badak Indonesia Butuh Habitat Baru

Tekno | Minggu, 20 September 2015 | 18:45 WIB

Sakit di Amerika, Badak Sumatera akan Dipulangkan ke Indonesia

Sakit di Amerika, Badak Sumatera akan Dipulangkan ke Indonesia

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 18:01 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×