Lab Antariksa Cina Akan Jatuh ke Bumi dalam Hitungan Bulan

Liberty Jemadu

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 18:07 WIB
Lab Antariksa Cina Akan Jatuh ke Bumi dalam Hitungan Bulan
Roket Long March 2-F bersiap-siap membawa stasiun antariksa Cina, Tiangong-1 pada September 2011 dari pangkalan roket Jiuquan, Gansu. [AFP]

Suara.com - Sebuah stasiun antariksa milik Cina diperkirakan akan jatuh ke Bumi dalam beberapa bulan ke depan setelah wahana laboratorium itu meluncur bebas di luar angkasa tanpa bisa dikendalikan lagi oleh pemiliknya.

Tiangong-1 atau Istana Ilahi, yang berbobot 8,5 ton itu, diluncurkan ke luar angkasa pada 2011. Stasiun itu disebut sebagai simbol politik Cina, sekaligus bagian dari ambisi Cina untuk tampil sebagai salah satu kekuatan antariksa dunia.

Laboratorium itu sebelumnya pernah digunakan untuk kepentingan misi antariksa tanpa awak dan juga penah dikunjungi oleh astronot perempuan pertama Cina, Liu Yang, pada 2012.

Tetapi pada 2016, setelah dirumorkan rusak selama berbulan-bulan sebelumnya, pemerintah Cina mengakui bahwa pihaknya tak lagi bisa mengendalikan stasiun antariksa itu. Diperkirakan Tiangong-1 akan jatuh ke Bumi pada 2017 atau 2018.

Badan antariksa Cina sendiri sudah menginformasikan hal ini pada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mengatakan bahwa wahana itu diperkirakan jatuh ke Bumi sekitar Oktober 2017 - April 2018.

Sejak tahun lalu, orbit lintasan wahana itu terus menyusut. Dalam beberapa pekan terakhir, orbitnya semakin mendekati atmosfer Bumi dan melesat lebih cepat ke arah Bumi.

"Saya memperkirakan bahwa ia akan jatuh dalam beberapa bulan ke depan, sekitar akhir 2017 atau awal 2018," kata Jonathan McDowell, pakar astrofisika dari Universitas Harvard seperti diwartakan The Guardian pada Jumat (13/10/2017).

Meski sebagian besar komponen wahana itu akan terbakar di atmosfer, McDowell memperkirakan masih ada beberapa bagian tersisa, yang bobotnya bisa mencapai 100kg, yang akan jatuh ke Bumi.

Kemungkinan adanya korban akibat puing antariksa itu dinilai sangat kecil, tetapi Cina telah menginformasikan kepada PBB pada Mei lalu bahwa pihaknya akan terus memantau pergerakan wahana itu dan melaporkan pergerakannya secara seksama.

Menurut McDowell akan sangat sukar bagi para antariksawan untuk memastikan di mana puing itu akan jatuh.

"Kita tak bisa mengendalikan benda seperti ini. Bahkan dalam tempo beberapa hari sebelum ia memasuki Bumi," jelas McDowell ketika diwawancarai pada 2016 lalu oleh The Guardian.

Sebelumnya peristiwa serupa ini juga pernah terjadi dan belum ada yang menelan korban jiwa.

Misalnya pada 1991 lalu, ketika wahana antariksa Uni Soviet bernama Salyut 7 dan Cosmos 1686 jatuh ke Bumi. Dua wahana yang masih tersambung itu, dengan bobot total 40 ton, pecah di atas Argentina. Puing-puingnya bertebaran di atas kota Capitan Bermudez.

Pada 1979 sebuah stasiun antariksa Amerika Serikat bernama Skylab juga jatuh ke Bumi. Pecahan puing-puingnya berceceran di sekitar Perth, Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lengkapi Stasiun Luar Angkasa Tiangong, China Luncurkan Satelit Komunikasi Baru

Lengkapi Stasiun Luar Angkasa Tiangong, China Luncurkan Satelit Komunikasi Baru

Tekno | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:04 WIB

Terkini

Acer Perkenalkan AI Glasses dan Kacamata AR, Hadirkan Layar Virtual 172 Inci

Acer Perkenalkan AI Glasses dan Kacamata AR, Hadirkan Layar Virtual 172 Inci

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:05 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Juni 2026: Borong 5 Juta Koin dan Klaim Kompensasi

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Juni 2026: Borong 5 Juta Koin dan Klaim Kompensasi

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:05 WIB

Generasi Produktif Butuh Laptop Fleksibel, Infinix XBOOK 15 Siap Temani saat Kejar Deadline

Generasi Produktif Butuh Laptop Fleksibel, Infinix XBOOK 15 Siap Temani saat Kejar Deadline

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:01 WIB

49 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026: Borong Diskon 80 Persen dan Jersey Bola Keren

49 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026: Borong Diskon 80 Persen dan Jersey Bola Keren

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:05 WIB

Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren

Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB

Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn

Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:06 WIB

4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam

4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:56 WIB

182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital

182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:43 WIB

5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega

5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:34 WIB

Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?

Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:25 WIB