Atasi Ancaman Serang Siber, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Kamis, 23 November 2017 | 19:27 WIB
Atasi Ancaman Serang Siber, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Aksi serangan siber yang dilakukan mulai dari peretas pemula maupun kelompok peretas canggih bergaya militer, saat ini semakin gencar dan memberikan dampak besar bagi banyak perusahaan atau organisasi.

Bercermin dari aksi serangan siber canggih dan epidemi ransomware yang baru-baru ini terjadi, WannaCry dan ExPetr, mengharuskan perusahaan siap untuk menghadapi serangan yang kuat.

"Karena itu, perusahaan harus lebih proaktif, sebelum terjadi serangan kita sudah harus sudah mengetahui kondisi organisasi kita dan keamanannya. Sayangnya, masih ada perusahaan yang merasa sulit mengidentifikasi kapan mereka sedang mengalami pelanggaran keamanan," kata Pre Sales Specialist, Kaspersky Lab Indonesia, Jemmy Handinata di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Hal ini, kata dia, memang bisa menjadi masalah utama di dunia bisnis. Untuk itu, diperlukan pendekatan yang lebih seimbang untuk bisa merespon insiden serangan siber, bukan hanya pada teknologi yang tepat, tetapi juga pada orang-orang dengan keahlian khusus dan melalui prosedur yang benar.

Untuk mengatasi serangan siber, lanjut Jemmy, teknologi adalah bagian terpenting. Perusahaan membutuhkan solusi keamanan yang melampaui pencegahan dan menyediakan paket yang lebih lengkap, seperti menambahkan fungsi deteksi dan respon.

Melalui penelitian yang dilakukan tahun ini, 56 persen perusahaan setuju bahwa mereka memerlukan alat yang levih baik untuk mendeteksi dan merespon advanced persistent threats (APT) canggih dan serangan yang ditargetkan.

Selanjutnya, perusahaan juga membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki spesialisasi khusus dalam hal keamanan TI, seperti manajemen SOC, repson terhadap insiden dan mendeteksi ancaman.

"Kurangnya pakar internal meningkatkan eksposur perusahaan terhadap serangan yang ditargetkan sebesar 15 persen dan meningkatkan dampak rata-rata finansial dari serangan terhadap perusahaan," ujar dia.

Tapi lebih daripada itu, untuk dapat secara efektif memerangu ancaman siber yang kompleks, perusahaan juga perlu memikirkan respons insiden sebagai sebuah proses, bukan tujuan.

baca juga

Hal ini juga tidak lagi menjadi tanggung jawab departemen keamanan TI, tapi juga melibatkan perencanaan strategis dan investasi pada tingkat tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Sering Gunakan Mobile, Jadi Celah Buat Hacker

Awas! Sering Gunakan Mobile, Jadi Celah Buat Hacker

Tekno | Kamis, 02 November 2017 | 12:18 WIB

Bahaya! Peretas Curi Data Selebritis dari Klinik Bedah Kosmetik

Bahaya! Peretas Curi Data Selebritis dari Klinik Bedah Kosmetik

Tekno | Rabu, 25 Oktober 2017 | 08:49 WIB

BSSN Belum Terbentuk, Ancaman Siber 2018 Semakin Besar

BSSN Belum Terbentuk, Ancaman Siber 2018 Semakin Besar

Tekno | Senin, 23 Oktober 2017 | 19:31 WIB

Singapura Jadi Negara Sumber Serangan Siber Terbesar di Dunia

Singapura Jadi Negara Sumber Serangan Siber Terbesar di Dunia

Tekno | Jum'at, 22 September 2017 | 21:11 WIB

Mengungkap Alasan Mobil Swakemudi Jadi Sasaran Empuk Hacker

Mengungkap Alasan Mobil Swakemudi Jadi Sasaran Empuk Hacker

Otomotif | Rabu, 20 September 2017 | 08:24 WIB

Begini Cara Mengenkripsi Data Anda di Dunia Maya

Begini Cara Mengenkripsi Data Anda di Dunia Maya

Tekno | Selasa, 12 September 2017 | 15:19 WIB

Terkini

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 06:45 WIB

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

×