Planetarium Sediakan 16 Teropong untuk Lihat Gerhana Malam Ini

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Rabu, 31 Januari 2018 | 15:20 WIB
Planetarium Sediakan 16 Teropong untuk Lihat Gerhana Malam Ini
Gerhana Bulan pada September 2015 seperti dipantau dari Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM) menyiapkan 16 teropong untuk melihat fenomena gerhana bulan atau blood moon, Rabu (31/1/2018) malam ini. Teropong itu bisa bebas dipakai pengunjung.

Kepala Satuan Pelaksana Teknik Pertunjukan dan Publikasi Planetarium Eko Wahyu Wibowo mengatakan teropong tersebut sudah disiapkan sejak 2 hari lalu. Teropong sudah bisa dipakai mulai pukul 15.00 WIB.

"Hingga saat ini pengunjug yang sudah mendaftar sebanyak 7.000 orang. Itu jumlah yang mendaftar via online saja ya," ujarnya kepada suara.com di Planetarium TIM (31/1/2018).

Bagi yang tidak bisa masuk ke planetarium, pengunjung bisa berkumpul di halaman teater besar TIM. Di sana akan disiapkan layar besar untuk menonton bergerakan gerhana bulan.

"Nanti, pengunjung akan berkumpul di tengah lapangan teater besar," katanya.

Eko mengatakan fenomena blood moon bisa dilihat dengan mata telanjang. Teropong digunakan bila pengunjung ingin melihat permukaan bulan dengan lebih jelas.

Selain pengunjung bisa melihat gerhana lewat terpong, di lokasi juga akan berseliweran 38 astronom. Mereka bisa ditanya untuk menjelaskan tentang gerhana bulan itu.

Untuk dapat menggunakan teropong, pengunjung mesti melakukan registrasi mulai pukul 17.00 WIB. Selanjutnya mereka akan diarahkan ke teropong-teropong tersebut dengan sistem antre.

"Nanti akan ada 10 meja registrasi, pengunjung melakukan absen kemudian diarahkan ke teleskop yang tersedia," lanjut Eko.

baca juga

Lokasi teropong-teropohg tersebut berada di depan Teater Besar TIM. Area terbuka tersebut, kata Eko, mampu menampung pengunjung hingga 5.000 orang. Disediakan juga ruang tertutup di dalam Planetarium jika mendadak terjadi hujan.

"Kalau hujan sudah kita siapkan nobar live streaming tempatnya kebetulan di dalam Planetarium. Sifatnya insidentil saja kalau gerimis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerhana Bulan Nanti Malam Bisa Ganggu Pola Tidur?

Gerhana Bulan Nanti Malam Bisa Ganggu Pola Tidur?

Lifestyle | Rabu, 31 Januari 2018 | 13:28 WIB

Kicauan Kocak Warganet Tentang Gerhana Bulan

Kicauan Kocak Warganet Tentang Gerhana Bulan

Tekno | Selasa, 30 Januari 2018 | 21:09 WIB

Kepala LAPAN: Gerhana Bulan Bantahan Telak bagi Kaum Bumi Datar

Kepala LAPAN: Gerhana Bulan Bantahan Telak bagi Kaum Bumi Datar

Tekno | Rabu, 31 Januari 2018 | 07:15 WIB

Pahami 4 Hal Ini Sebelum Menikmati Gerhana Bulan 31 Januari

Pahami 4 Hal Ini Sebelum Menikmati Gerhana Bulan 31 Januari

Tekno | Selasa, 30 Januari 2018 | 20:16 WIB

Anies Minta Gerhana Bulan Dimanfaatkan Sebagai Bahan Pelajaran

Anies Minta Gerhana Bulan Dimanfaatkan Sebagai Bahan Pelajaran

Tekno | Selasa, 30 Januari 2018 | 16:08 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×