Misteri Kehadiran Mark Zuckerberg di Penyelidikan Kasus Facebook

Dythia Novianty

Rabu, 28 Maret 2018 | 09:03 WIB
Misteri Kehadiran Mark Zuckerberg di Penyelidikan Kasus Facebook
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [AFP]

Suara.com - Apakah Mark Zuckerberg akan pergi ke Washington? Itulah pertanyaan dihadapi CEO Facebook berusia 33 tahun, yang tampaknya sedang mempertimbangkan bepergian ke Capitol Hill untuk bersaksi di depan Kongres.

Dikutip Cnet dari CNN, mengatakan Zuckerberg telah memutuskan untuk menghadiri setidaknya satu sidang. Sementara itu, seseorang yang akrab dengan masalah itu dipublikasikan CBS News, baru ada istilah "kemungkinan" dia akan bersaksi.

Tidak jelas kapan kesaksian Zuckerberg akan disampaikan, tapi satu yang jelas dimana Ketua Komite Kehakiman Senat Chuck Grassley sudah mengundang Zuckerberg bersama dengan CEO Google Sundar Pichai dan CEO Twitter Jack Dorsey, ke sidang tentang privasi data yang dijadwalkan untuk 10 April mendatang.

Kabarnya, Zuckerberg baru akan mungkin menghadiri Rumah Dengar Pendapat Komite Energi dan Perdagangan pada 12 April nanti dan juru bicara komite mengatakan kepada CBS News bahwa kehadirannya belum dikonfirmasi.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan perusahaan telah menerima undangan, tetapi menolak menjawab soal kehadiran Zuckerberg. Sementara itu, juru bicara kantor Grassley dan komite Yudisial belum berkomentar.

Langkah ini menandai perubahan terbaru dalam skandal yang melibatkan Cambridge Analytica, sebuah perusahaan analisis data yang dituduh dengan tidak benar memperoleh lebih dari 50 juta profil pengguna Facebook untuk digunakan dalam kampanye politik. Sementara penyalahgunaan dilaporkan dimulai ketika pengembang aplikasi mengirim informasi secara tidak benar ke Cambridge Analytica, skandal berikutnya telah menelan Facebook dan menimbulkan kekhawatiran bahwa raksasa media sosial tidak melakukan cukup untuk melindungi data pengguna.

Skandal ini menyebabkan regulator dan pembuat undang-undang di AS dan Inggris, di mana Cambridge Analytica berbasis, mengumumkan penyelidikan. Kelompok pengawas konsumen, menyerukan Zuckerberg untuk mengundurkan diri sebagai CEO.

Sekarang dia menghadapi tuntutan untuk muncul di hadapan anggota parlemen untuk menjawab pertanyaan secara langsung.

"Langkah-langkah yang telah dibuat Facebook untuk melindungi para penggunanya baru langkah awal, tetapi Zuckerberg masih perlu datang bersaksi," kata anggota Senat Komite Kehakiman Amy Klobuchar pada minggu lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elon Musk Hapus Laman Facebook Tesla dan SpaceX

Elon Musk Hapus Laman Facebook Tesla dan SpaceX

Tekno | Minggu, 25 Maret 2018 | 15:14 WIB

CEO Apple Kecam Kasus Kebocoran Data Facebook

CEO Apple Kecam Kasus Kebocoran Data Facebook

Tekno | Minggu, 25 Maret 2018 | 10:49 WIB

Capai 200 Juta Pengguna, Pendiri Telegram Sindir Facebook

Capai 200 Juta Pengguna, Pendiri Telegram Sindir Facebook

Tekno | Minggu, 25 Maret 2018 | 09:50 WIB

Elon Musk Dukung Gerakan Hapus Akun Facebook

Elon Musk Dukung Gerakan Hapus Akun Facebook

Tekno | Sabtu, 24 Maret 2018 | 12:30 WIB

Data Facebook Bocor, Mark Zuckerberg Sempat Ngilang?

Data Facebook Bocor, Mark Zuckerberg Sempat Ngilang?

Tekno | Kamis, 22 Maret 2018 | 13:47 WIB

Bocornya Data Facebook Bisa Terjadi di Indonesia

Bocornya Data Facebook Bisa Terjadi di Indonesia

Tekno | Kamis, 22 Maret 2018 | 12:01 WIB

Terkini

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:54 WIB

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:55 WIB

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

×