Awas, Perangkat Digital Picu Keretakan Hubungan

Minggu, 08 April 2018 | 13:47 WIB
Awas, Perangkat Digital Picu Keretakan Hubungan
Ilustrasi pasangan kekasih sibuk bermain gadget. [Shutterstock]

Suara.com - Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kaspersky Lab, perangkat digital bak dua mata pisau dalam komunikasi dengan pasangan. Dari data yang ada, sebanyak 55 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan gadget yang berlebihan.

Meskipun dapat sangat membantu, perangkat digital rupanya juga membuat jarak dengan pasangan. Tidak bisa dipungkiri, masih banyak orang yang bergantung pada perangkat digital mereka agar dapat terus terhubung dengan teman ataupun keluarga.

Hal yang sama berlaku bagi mereka yang sedang menjalin hubungan asmara. Faktanya, 8 dari 10 pasangan berusaha terhubung secara online ketika mereka terpisah atau berjauhan satu sama lain dan 62 persen pasangan setuju bahwa berkomunikasi melalui perangkat digital dan internet membantu mereka merasa lebih dekat dengan pasangan mereka, terutama bagi mereka yang berpacaran tetapi saling berjauhan (75 persen).

Ketergantungan digital ini juga meluas hingga ke berbagi penggunaan perangkat digital, sebanyak 53 persen pasangan mengatakan hubungan mereka mengalami peningkatan sejak berbagi aktivitas online mereka, seperti akun dan perangkat digital.

Namun, penelitian juga menemukan, bila penggunaan perangkat dapat menyebabkan argumen antara pasangan tentang berbagai masalah yang terkait perangkat, seperti penggunaan yang berlebihan dan insiden keamanan siber.

Sebagai contoh, 51 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan perangkat pada waktu makan atau percakapan tatap muka. Selain itu, lebih dari setengah (55 persen) orang berdebat dengan pasangan mereka karena terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk perangkat. Angka ini lebih tinggi (58 persen) pada pasangan yang tinggal bersama, dibandingkan dengan 49 persen dari mereka yang berpacaran tetapi hidup terpisah.

"Kemampuan perangkat digital modern telah menciptakan peluang besar bagi pasangan, memungkinkan mereka untuk tetap terhubung dan membangun hubungan mereka bahkan ketika mereka tidak bersama-sama. Tapi perangkat yang sama juga dapat menyebabkan argumen ketika mereka digunakan secara tidak bertanggung jawab," kata Dmitry Aleshin, VP untuk Product Marketing, Kaspersky Lab, dalam keterangan tertulisnya.

Tetapi penggunaan perangkat yang berlebihan bukanlah satu-satunya hal yang membuat pasangan bertengkar. Akses ke perangkat juga jelas merupakan sumber gesekan dalam hubungan.

Seperempat (25 persen) orang berpendapat tentang giliran siapa yang menggunakan perangkat, sementara lupa untuk mengisi baterai (45 persen) dan kehilangan (28 persen) perangkat juga menyebabkan perselisihan di antara pasangan.

Baca Juga: Hati-Hati, Saraf Bisa Rusak Gara-Gara Keseringan Pakai Gadget

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI