Indonesia, Tiga Besar Negara Korban Malware Mobile di Tahun 2017

Dythia Novianty

Jum'at, 30 Maret 2018 | 07:15 WIB
Indonesia, Tiga Besar Negara Korban Malware Mobile di Tahun 2017
Ilustrasi malware. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu jenis malware mobile teratas di tahun 2016, Trojan Mobile Advertising, di tahun 2017 mengalami penurunan. Jenis ancaman ini menginfeksi pengguna secara agresif, tetapi teknik yang mereka gunakan juga terus dimodifikasi selama 12 bulan terakhir.

Menurut laporan tahunan Malware Evolution Mobile, beberapa jenis Trojan mulai menggunakan skema monetisasi yang melibatkan layanan SMS berbayar dan WAP-billing. Dengan hak untuk melakukan root, membuat Trojan memiliki kemampuan untuk secara diam-diam menginstal berbagai aplikasi, serta membombardir perangkat yang terinfeksi dengan iklan dengan tujuan membatasi atau bahkan menghalangi penggunaan lebih lanjut dari smartphone.

Cukup sulit untuk mendeteksi dan menghapus Trojan tersebut. Namun, di tahun 2017 Trojan juga menghadapi beberapa tantangan.

Berdasarkan pengamatan para ahli dari Kaspersky Lab, jumlah keseluruhan Trojan Mobile Advertising yang mengeksploitasi hak super-user menurun pada tahun 2017, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini dipicu oleh penurunan secara keseluruhan jumlah perangkat mobile yang menjalankan versi lama dari Android, yang merupakan target utama Trojan, terutama karena kerentanan umum yang mereka eksploitasi biasanya ditambal dalam versi sistem operasi yang baru.

Menurut data Kaspersky Lab, persentase pengguna dengan perangkat yang menjalankan Android 5.0 atau yang lebih lama menurun dari lebih dari 85 persen pada tahun 2016 menjadi 57 persen pada tahun 2017. Sedangkan proporsi pengguna Android 6.0 (atau yang lebih baru) meningkat lebih dari dua kali lipat - 21 persen pada tahun 2016 dibandingkan dengan 50 persen pada tahun 2017 (6 persen pengguna memperbarui perangkat mereka selama 2016, 7 persen - selama 2017).

Namun, jenis Trojan ini tetap yang paling populer di antara 20 ancaman mobile teratas tahun 2017. Pada 2017, Kaspersky Lab berhasil menemukan modifikasi terbaru dari Trojan Mobile Advertising yang tidak mengeksploitasi kerentanan hak root untuk menampilkan iklan, tetapi sebaliknya mencoba metode lain, yaitu layanan SMS premium.

Para ahli mendeteksi dua Trojan, yang termasuk dalam jenis malware Ztorg, dengan fungsi seperti ini telah diunduh pengguna sebanyak puluhan ribu kali dari Play Store. Pada saat yang sama, para ahli perusahaan juga melihat peningkatan jumlah Trojan Mobile Clickers yang mencuri uang dari pengguna Android melalui WAP-billing.

Trojan ini mengklik halaman layanan berbayar, dan setelah langganan diaktifkan, uang dari akun korban mengalir langsung ke akun peretas. Tren ini tidak terlihat selama beberapa waktu, tetapi di tahun 2017 ancaman mobile jenis ini mulai menyebar secara aktif.

Beberapa Trojan WAP- clickers yang berhasil ditemukan juga memiliki modul untuk penambangan mata uang kripto.

baca juga

Ahli Keamanan di Kaspersky Lab, Roman Unuchek melihat, lanskap ancaman mobile jelas berbanding lurus dengan apa yang terjadi di pasar mobile
global.

"Saat ini, Trojan Mobile Advertising yang mengeksploitasi hak root memang sedang menurun, tetapi jika versi terbaru Android firmware menjadi rentan, maka akan muncul peluang baru dan kami akan melihat pertumbuhannya kembali. Hal yang sama berlaku untuk mata uang kripto - dengan meningkatnya aktivitas penambangan (mining) di seluruh dunia, bisa dipastikan kami akan melihat modifikasi lebih lanjut dari malware mobile dengan modul mining di dalamnya, meskipun kekuatan kinerja perangkat mobile tidak begitu tinggi,” ungkapnya melalui keterangan resminya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malware Ini BIsa Kloning Data dari Chip dan PIN Kartu Pembayaran

Malware Ini BIsa Kloning Data dari Chip dan PIN Kartu Pembayaran

Tekno | Kamis, 22 Maret 2018 | 17:45 WIB

Korut Ancam Bakal Lancarkan Serangan Siber Lebih Parah dari Rusia

Korut Ancam Bakal Lancarkan Serangan Siber Lebih Parah dari Rusia

Tekno | Sabtu, 03 Maret 2018 | 06:30 WIB

Waspadai Malware Baru Pencuri Pesan WhatsApp!

Waspadai Malware Baru Pencuri Pesan WhatsApp!

Tekno | Senin, 29 Januari 2018 | 09:50 WIB

Waspada, Trik Hacker Meretas Akun Pemain Game Online

Waspada, Trik Hacker Meretas Akun Pemain Game Online

Tekno | Selasa, 23 Januari 2018 | 02:30 WIB

Google Hapus 60 Aplikasi Terinfeksi Malware Porno

Google Hapus 60 Aplikasi Terinfeksi Malware Porno

Tekno | Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:11 WIB

Malware Penambang Bitcoin Ini Bisa Sebabkan Baterai Membengkak

Malware Penambang Bitcoin Ini Bisa Sebabkan Baterai Membengkak

Tekno | Kamis, 21 Desember 2017 | 11:16 WIB

Terkini

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

×