Array

Facebook Pecat Teknisi yang Kuntit Pengguna Perempuan

Senin, 07 Mei 2018 | 06:03 WIB
Facebook Pecat Teknisi yang Kuntit Pengguna Perempuan
Ilustrasi pengguna Facebook. (Shutterstock)

Suara.com - Facebook memecat seorang teknisi yang dituding menyalahgunakan jabatannya untuk menguntit beberapa pengguna perempuan yang juga pengguna media sosial Facebook.

Seperti dilansir Independent, teknisi keamanan Facebook itu diduga memanfaatkan jabatannya untuk mengakses data pengguna dan mencari informasi tentang para pengguna perempuan tersebut.

Kasus itu diungkap Jackie Stokes, seorang pakar keamanan siber sekaligus pendiri perusahaan Spyglass Security. Melalui Twitter-nya, Stokes membagikan screenshoot percakapan antara karyawan tersebut dengan salah seorang korban di Tinder.

"Saya baru mengetahui, seorang teknisi keamanan di Facebook menggunakan posisi mereka untuk menguntit perempuan secara online," tulis Stokes di Twitter.

Dalam gambar yang ia bagikan, terlihat karyawan tersebut sedang bertukar pesan dengan seorang perempuan di Tinder. Dalam percakapan, karyawan itu mengaku sebagai penguntit profesional.

"Kamu seorang analis keamanan?" tanya salah satu korban kepada teknisi Facebook itu, "Menurut saya kamu sangat keren."

"Haha lebih dari itu... saya juga berusaha mencari tahu identitas para peretas di dunia nyata... jadi saya juga penguntit profesional... tetapi saya harus mengakui bahwa kamu cukup sukar untuk ditemukan," jawab teknisi Facebook itu.

Untungnya, Facebook sudah mengetahui kasus ini. Dalam sebuah pernyataan, Chief Security Officer Facebook Alex Stamos mengatakan sangat penting untuk menjaga data pengguna aman.

"Itulah kenapa kami memiliki kontrol kebijakan yang ketat sehingga karyawan hanya mengakses data yang mereka perlukan untuk kebutuhan pekerjaan," kata Stamos.

Melihat respons Facebook yang cepat, Stokes menyatakan apresiasinya. Ia mengatakan Facebook bergerak cepat untuk menjaga data penggunanya.

Kasus ini menambah panjang catatan buruk Facebook terhadap perlindungan data pengguna. Sebelumnya, mereka mendapatkan hujatan karena dianggap gagal melindungi data 87 juta pengguna dari Cambridge Analytica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI