Batang Pisang Terbukti Gagalkan Es Krim Meleleh

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 23 Mei 2018 | 17:25 WIB
Batang Pisang Terbukti Gagalkan Es Krim Meleleh
Kini es krim bisa dinikmati tanpa khawatir meleleh di tangan [Shutterstock]

Suara.com - Tidak suka tangan menjadi lengket gara-gara lelehan es krim, beberapa orang memilih cara menikmatinya dengan sedikit terburu-buru. Hal ini diamati para pakar yang kemudian meracik sebuah formula pencampur es krim "anti leleh".

Dalam sebuah jumpa ilmiah American Chemical Society di New Orleans, Amerika Serikat, dilansir temuan formula untuk memperlambat lelehan dari es krim.

Jorge Velásquez Cock, seorang pakar kimia dari Pontifical Bolivarian University di Medellín, Kolombia, menyatakan bahwa es krim terbuat dari susunan zat kompleks.  Mulai lemak pada susu, gula, air, sampai bulir es sendiri. 

Secara kimia, tuturnya, citarasa dan tekstur es krim bisa diperbaiki dan direkayasa agar lebih lama berada dalam kondisi tidak meleleh.  

Salah satu kuncinya adalah pemakaian lemak. Seberapa banyak kandungan lemak dimasukkan atau dicampurkan dalam adonan pembuat es krim menentukan seberapa lama mulai meleleh.

Makin sedikit makin berpotensi "jatuh" saat disendok atau dibiarkan dalam cone.

Hal ini menunjukkan hukum viskositas atau kekentalan dari campuran penyusun es krim. Makin tinggi viskositas, yaitu lemak, maka es krim bisa bertahan.

Satu hal lagi, Velásquez Cock menyatakan bahwa kekentalan bisa ditambahkan dengan memasukkan formula hasil penelitiannya.

Tinggal di kawasan yang kaya akan tanaman pisang, ia meneliti batang-batang pisang di pertanian. Bagian ini rupanya kaya dengan selulosa. Molekul yang membantu sel-sel tanaman tumbuh dengan kuat.

baca juga

Selulosa ini sudah dikenal dalam pemakaian kertas, sampai kain. Kini dikembangkan dalam bidang pangan.  Molekul selulosa bakal mengembang dan mengisi ruang saat terlarut dalam air.

Inilah dasar baginya untuk menciptakan adonan es krim yang kental dengan tekstur lebih creamy atau mirip krim.

Bersama Robin Zuluaga Gallego, dan Douglas Goff, pakar makanan dari University of Guelph, Kanada,  Velásquez Cock mengujicoba pemakaian ekstrak tanaman pisang ini dengan lemak susu dalam bermacam-macam perbandingan.

Hasilnya, daya leleh es krim bisa dipertahankan.  Bila es krim biasa bertahan dalam bilangan menit, olahan ketiga trio itu mampu bertahan dalam bilangan jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Manfaat Segudang, Perempuan Rugi Jika Tidak Suka Pisang

Punya Manfaat Segudang, Perempuan Rugi Jika Tidak Suka Pisang

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 18:13 WIB

Sensasi Menyantap Es Krim Menyala dalam Gelap, Tertarik Mencoba?

Sensasi Menyantap Es Krim Menyala dalam Gelap, Tertarik Mencoba?

Lifestyle | Minggu, 06 Mei 2018 | 07:00 WIB

Ini Dia 5 Rasa Es Krim Teraneh

Ini Dia 5 Rasa Es Krim Teraneh

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 20:04 WIB

Terkini

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

×