Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 27 Juni 2018 | 17:15 WIB
Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria
Bill Gates. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan biotek Oxitec bekerja sama dengan milik Bill Gates bersama istri, Bill dan Melinda Gates Foundation untuk menciptakan nyamuk rekayasa genetika yang akan membantu memerangi penyebaran malaria. Dilansir dari CNET, The Gates Foundation memberikan 4 juta dolar atau sekitar Rp 56,8 miliar untuk proyek ini.

Sebelumnya, The Gates Foundation telah mendanai sekitar 2 miliar dolar AS (Rp 28 triliunan) untuk memerangi malaria dan sekarang yayasan tersebut mengalokasikan lebih banyak dana untuk metode baru. Para ilmuwan menamakannya dengan "Nyamuk Ramah", di mana mereka akan memodifikasi secara genetik nyamuk Aedes Aegypti jantan di laboratorium Oxitec.

Nantinya, nyamuk jantan ini akan kawin dengan betina di alam liar.

Rencananya, metode Oxitec akan melepaskan nyamuk jantan yang telah direkayasa tersebut untuk kawin dengan nyamuk betina liar yang memiliki kemungkinan membawa penyakit malaria. Keturunan mereka akan membawa gen yang bisa membatasi diri dan nyamuk betina akan mati sebelum mereka mampu menggigit manusia, mengingat hanya nyamuk betinalah yang menggigit.

Metode ini disebut akan membantu membatasi penularan malaria karena gen ini dapat diteruskan hingga 10 generasi. Dikabarkan selain dapat mengurangi malaria, dengan gen ini pun dapat mengurangi virus Zika.

"Pengendalian vektor telah memainkan peran penting dalam mengurangi kasus dan kematian akibat malaria selama lima belas tahun terakhir. Nyamuk yang dimodifikasi secara genetik menunjukkan janji dalam mengendalikan penyakit yang ditularkan vektor lainnya, jadi kami berharap untuk mengeksplorasi penggunaan mereka bersama intervensi komplementer untuk malaria," jelas Philip Welkhoff, Direktur Program Malaria di Bill dan Melinda Gates Foundation.

Nyamuk Oxitec dijadwalkan untuk uji coba lapangan pada musim gugur tahun 2020, namun proyek ini telah menuai penolakan salah satunya dari Friends of the Earth karena menurut mereka proyek ini akan berdampak pada keseimbangan ekosistem bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Health | Kamis, 21 Juni 2018 | 10:00 WIB

Norman, AI Psikopat Pertama di Dunia

Norman, AI Psikopat Pertama di Dunia

Tekno | Kamis, 14 Juni 2018 | 17:31 WIB

Mau, Dibayar Rp 48,7 Juta Sebagai Kelinci Percobaan?

Mau, Dibayar Rp 48,7 Juta Sebagai Kelinci Percobaan?

Health | Jum'at, 08 Juni 2018 | 10:42 WIB

Beton Romawi Kuno Lebih Kuat dan Tahan Lama, Ini Alasannya

Beton Romawi Kuno Lebih Kuat dan Tahan Lama, Ini Alasannya

Tekno | Rabu, 06 Juni 2018 | 12:55 WIB

Kebiasaan Mengemudi Terlalu Lama Ternyata Bisa Ganggu Kesehatan

Kebiasaan Mengemudi Terlalu Lama Ternyata Bisa Ganggu Kesehatan

Otomotif | Selasa, 05 Juni 2018 | 11:34 WIB

Kadal Berdarah Hijau Beracun Ternyata Bisa Jadi Obat Penyakit

Kadal Berdarah Hijau Beracun Ternyata Bisa Jadi Obat Penyakit

Tekno | Kamis, 17 Mei 2018 | 09:01 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×