NASA Kirimkan 20 Tikus Ke Luar Angkasa, Buat Apa?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 05 Juli 2018 | 12:01 WIB
NASA Kirimkan 20 Tikus Ke Luar Angkasa, Buat Apa?
Ilustrasi tikus. [Pixabay]

Suara.com - Pesawat luar angkasa SpaceX Dragon meluncur dari Florida menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengangkut 20 ekor tikus, belum lama ini. Ada apa?

Ternyata, tikus-tikus ini adalah bahan uji coba dan bagian dari penelitian oleh Center for Sleep and Circadian Biology (CSCB) Universitas Northwestern. Rencananya, sepuluh dari tikus-tikus itu akan ditinggalkan di ruang angkasa selama tiga bulan sementara sepuluh lainnya akan tinggal di stasiun selama 30 hari.

Penelitian NASA ini dipimpin oleh ahli neurobiologi Fred Turek dan Martha Vitaterna. Dilansir dari Business Insider, para peneliti nantinya akan melihat bagaimana ruang angkasa mempengaruhi ritme sirkadian (proses biologis yang terjadi dalam siklus 24 jam), mikrobioma (bakteri dan mikroorganisme lain yang hidup di dalam tubuh), dan proses fisiologis lainnya pada tikus-tikus ini.

Secara khusus, para peneliti berharap untuk belajar lebih banyak tentang bagaimana mikrobioma tikus dipengaruhi oleh perjalanan ruang angkasa dan kehidupan di ISS.

20 ekor tikus yang dikirim ke ISS ini memiliki saudara kandung identik yang akan menetap di Bumi. Di sana mereka akan mengalami kondisi yang sama persis dengan saudara kandung mereka di luar angkasa, seperti mendapat pencahayaan, suhu dan aktivitas yang sama.

Setiap dua minggu, astronot di ISS dan ilmuwan di Bumi akan mengambil sampel kotoran dari semua tikus untuk membandingkan kotoran mereka. Rupanya, NASA sempat melakukan studi yang mirip, bahkan dengan manusia secara langsung.

Astronot Amerika Serikat Scott Kelly dikabarkan menghabiskan waktu selama satu tahun di ISS, sementara saudara kembar identiknya, Mark Kelly tinggal di Bumi. Awal tahun ini, NASA merilis temuan awal studi tersebut bahwa mereka mencatat ruang angkasa telah memengaruhi 7 persen gen Scott Kelly.

Meskipun tikus dan manusia berbeda secara biologis, tetapi diharapkan replikasi kondisi yang hampir pasti ini akan memberikan laporan studi yang lebih akurat tentang dampak ruang angkasa pada tubuh makhluk hidup. Studi tikus ini juga merupakan langkah awal dari perjalanan manusia ke Mars, mengingat ada segudang resiko kesehatan terkait paparan ruang angkasa saat berangkat ke Mars.

Tetapi sejauh ini, umat manusia tidak benar-benar tahu bagaimana waktu yang lama di ruang angkasa dapat mempengaruhi tubuh manusia. Para ilmuwan berharap bahwa akan ada informasi baru tentang bagaimana usus tikus mengalami perubahan di ruang angkasa dan menginformasikan perawatan di masa depan yang akan mereka berikan kepada astronot atau bahkan orang-orang di Bumi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren, NASA Bangun Robot untuk Cegah Asteroid Tabrak Bumi

Keren, NASA Bangun Robot untuk Cegah Asteroid Tabrak Bumi

Tekno | Minggu, 01 Juli 2018 | 20:30 WIB

Bukan Astronot, Ingin ke Ruang Angkasa? Siapkan Rp 777 Miliar

Bukan Astronot, Ingin ke Ruang Angkasa? Siapkan Rp 777 Miliar

Tekno | Selasa, 26 Juni 2018 | 19:30 WIB

Robot Pengeksplor Mars Milik NASA Tertelan Badai Debu

Robot Pengeksplor Mars Milik NASA Tertelan Badai Debu

Tekno | Kamis, 14 Juni 2018 | 13:19 WIB

NASA Berencana Kirim Manusia ke Venus

NASA Berencana Kirim Manusia ke Venus

Tekno | Selasa, 12 Juni 2018 | 09:44 WIB

Penampakan Bumi dari Satelit Cuaca Terbaru NASA

Penampakan Bumi dari Satelit Cuaca Terbaru NASA

Tekno | Minggu, 10 Juni 2018 | 19:15 WIB

NASA Bakal Tempatkan Tenaga Nuklir di Luar Angkasa

NASA Bakal Tempatkan Tenaga Nuklir di Luar Angkasa

Tekno | Minggu, 22 April 2018 | 08:27 WIB

Terkini

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

×