Apes! Jadi Admin WhatsApp Dadakan, Mahasiswa Ini Malah Masuk Bui

Dythia Novianty

Selasa, 24 Juli 2018 | 05:56 WIB
Apes! Jadi Admin WhatsApp Dadakan, Mahasiswa Ini Malah Masuk Bui
WhatsApp/Pixabay

Suara.com - Seorang siswa dikurung lima bulan di penjara India atas pesan WhatsApp yang katanya tidak dia kirim.

Laporan setempat mengatakan lelaki berusia 21 tahun itu dituduh melakukan penghasutan karena konten yang "tidak menyenangkan", meskipun tidak jelas apa kata pesan itu.

Polisi menuduh lelaki itu adalah administrator grup WhatsApp, ketika keluhan diajukan.

Keluarganya berpendapat dia dijadikan "admin default" hanya setelah administrator asli telah keluar dari grup.

Junaid Khan, seorang mahasiswa dari kota Talen di negara bagian Madhya Pradesh di India tengah ditangkap pada 14 Februari lalu. Menurut laporan setempat, tuduhan itu berasal dari pesan yang diteruskan dalam grup WhatsApp yang dia menjadi bagiannya dan menyebabkan Khan dituduh melakukan hasutan.

Khan telah menghabiskan lima bulan terakhir di penjara, meskipun sifat pesan "tidak menyenangkan" belum jelas.

Dikutip BBC dari The Times of India, polisi menangkap Khan karena menjadi administrator grup WhatsApp pada saat kasus itu menjadi perhatian mereka. Keluarga lelaki yang ditangkap mengatakan, ini hanya karena dua anggota lain keluar dari grup itu.

Salah satu dari orang-orang ini diduga telah mengirim pesan yang menyinggung dan dilaporkan juga telah ditangkap.

Inspektur polisi Rajgarh mengatakan kepada surat kabar bahwa pasukan itu memverifikasi apakah ada pihak lain yang juga merupakan admin dari kelompok yang sama.

baca juga

Sebagi informasi, berdasarkan KUHP India (IPC) dan Undang-undang TI, admin kelompok di media sosial dapat terancam penjara karena berbagi pesan yang dianggap menghina agama atau politik.

Dengan sedikitnya 200 juta pengguna aktif bulanan di negara ini, WhatsApp sering menjadi penyebab penangkapan ini. Pihak berwenang mengatakan, langkah-langkah itu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan media sosial seperti menghasut kekerasan yang menjadi penyebab serentetan pembunuhan yang telah menyebar ke seluruh India dalam beberapa bulan terakhir.

Ilustrasi anti kekerasan. [Shutterstock]
Ilustrasi anti kekerasan. [Shutterstock]

Namun, pihak lain mengatakan bahwa ada kecenderungan bagi polisi untuk menggunakan hukum dalam menekan kebebasan berbicara.

Jumat (20/7/2018), perusahaan milik Facebook mengumumkan akan membatasi berapa kali pesan dapat diteruskan di India, untuk mengekang penyebaran informasi palsu di platformnya. Pengumuman itu muncul setelah serentetan kekerasan terkait dengan pesan yang beredar di grup-grup WhatsApp. [BBC/Times of India]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Hoax, WhatsApp Mulai Batasi Pesan Terusan

Cegah Hoax, WhatsApp Mulai Batasi Pesan Terusan

Tekno | Minggu, 22 Juli 2018 | 17:05 WIB

Makin Seru, WhatsApp Akan Segera Hadirkan Fitur Stiker

Makin Seru, WhatsApp Akan Segera Hadirkan Fitur Stiker

Tekno | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:17 WIB

Momo, Boneka Aneh yang Melakukan Teror Misterius di WhatsApp

Momo, Boneka Aneh yang Melakukan Teror Misterius di WhatsApp

Tekno | Rabu, 18 Juli 2018 | 20:15 WIB

Jawab Pesan WhatsApp Kini Bisa Langsung Lewat Cara Pintas

Jawab Pesan WhatsApp Kini Bisa Langsung Lewat Cara Pintas

Tekno | Selasa, 17 Juli 2018 | 13:15 WIB

Fitur Grup WhatsApp Makin Dibatasi, Admin Terbantu

Fitur Grup WhatsApp Makin Dibatasi, Admin Terbantu

Tekno | Minggu, 01 Juli 2018 | 10:00 WIB

Aduh... Empat Aplikasi Terlarang Ini Bikin WhatsApp Makin Canggih

Aduh... Empat Aplikasi Terlarang Ini Bikin WhatsApp Makin Canggih

Tekno | Selasa, 26 Juni 2018 | 13:45 WIB

Terkini

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:35 WIB

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×