Ternyata Galaksi Tertua Alam Ada di Sekeliling Bimasakti

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 25 Agustus 2018 | 06:30 WIB
Ternyata Galaksi Tertua Alam Ada di Sekeliling Bimasakti
Galaksi Bima Sakti. (Shutterstock)

Suara.com - Kelompok astronom dari Institute for Computational Cosmology di Universitas Durham bekerja sama dengan Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics, berhasil mengidentifikasi beberapa galaksi tertua di alam semesta. Rupanya, para astronom itu menemukan bukti bahwa galaksi-galaksi satelit yang paling redup yang mengorbit galaksi Bimasakti termasuk dalam galaksi-galaksi pertama yang terbentuk di alam semesta.

Galaksi-galaksi tua tersebut antara lain Segue-1, Bootes I, Tucana II, dan Ursa Mayor I. Keseluruhan galaksi tersebut merupakan jenis galaksi kerdil yang mengelilingi Bimasakti sebagai galaksi satelit. Diperkirakan keempat galaksi itu berusia lebih dari 13 miliar tahun.

Lalu, bagaimana semua galaksi itu terbentuk? Saat alam semesta berusia sekitar 380.000 tahun, atom pertama terbentuk.

Ini adalah atom hidrogen, elemen paling sederhana dalam tabel periodik. Atom-atom ini kemudian berkumpul menjadi awan gas hidrogen dan mulai mendingin secara bertahap. Awan gas hidrogen ini pun membentuk gumpalan kecil.

Fase pendinginan ini dikenal sebagai zaman kegelapan kosmis dan berlangsung sekitar 100 juta tahun. Hingga pada akhirnya awan gas yang mendingin ini menjadi tidak stabil dan mulai membentuk bintang. Itu adalah bintang-bintang pertama yang berkerumun menjadi galaksi pertama di alam semesta.

Dengan mengidentifikasi luminositas dari dua populasi galaksi satelit yang mengorbit Bimasakti, kelompok astronom menyimpulkan bahwa galaksi-galaksi ini merupakan galaksi-galaksi tertua. Pertama adalah populasi galaksi yang sangat redup, yang terdiri dari galaksi yang terbentuk selama zaman kegelapan kosmik.

Kedua adalah populasi galaksi yang sedikit lebih terang, yang terdiri dari galaksi yang terbentuk ratusan juta tahun kemudian.

Dilansir dari Popular Mechanics, para astronom ini menjelaskan bahwa semakin redup sebuah galaksi, maka semakin besar kemungkinan galaksi tersebut berusia sangat tua. Itulah mengapa penelitian ini menggunakan fungsi luminositas, sebuah data distribusi galaksi menurut seberapa terang dan besar galaksi tersebut.

Fungsi luminositas dari galaksi-galaksi satelit Bimasakti ini dihitung menurut model standar kosmologi yang dikenal sebagai Lambda Cold Dark Matter. Dari hasil perhitungan, rupanya terdapat sebuah jeda dalam fungsi luminositas, yaitu kecerahan-kecerahan tertentu ketika hanya ada sedikit galaksi.

baca juga

Jeda dalam fungsi luminositas ini rupanya sesuai dengan waktu ketika galaksi-galaksi berhenti terbentuk untuk sementara dan galaksi apapun yang redup daripada luminositas ini kemungkinan telah terbentuk jauh di masa lalu, yang termasuk dalam galaksi-galaksi tua.

Galaksi-galaksi yang terbentuk sebelum jeda itu merupakan galaksi-galaksi kerdil, redup, dan berusia tua. Sementara galaksi-galaksi yang terbentuk setelah jeda cenderung lebih besar dan lebih cerah. Dari sinilah diketahui bahwa galaksi satelit Bimasaksi itu merupakan galaksi-galaksi redup. Dengan kata lain, galaksi-galaksi itu termasuk ke dalam galaksi tertua di alam semesta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teleskop NASA 'Menangkap' Foto-foto Spektakuler di Galaksi

Teleskop NASA 'Menangkap' Foto-foto Spektakuler di Galaksi

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 07:24 WIB

Nasa Luncurkan Balon Raksasa Kumpulkan Data Galaksi

Nasa Luncurkan Balon Raksasa Kumpulkan Data Galaksi

Tekno | Kamis, 27 April 2017 | 08:08 WIB

Dua Lubang Hitam Raksasa Berhasil Ditemukan

Dua Lubang Hitam Raksasa Berhasil Ditemukan

Tekno | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:55 WIB

Ilmuwan Temukan "Galaksi Hantu", Apa Itu?

Ilmuwan Temukan "Galaksi Hantu", Apa Itu?

Tekno | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 19:30 WIB

Ilmuwan Saksikan Cara Lubang Hitam Habisi Galaksi

Ilmuwan Saksikan Cara Lubang Hitam Habisi Galaksi

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2016 | 07:14 WIB

Studi: Alam Semesta Sedang Sekarat, Menuju Kehancuran Total

Studi: Alam Semesta Sedang Sekarat, Menuju Kehancuran Total

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2015 | 06:48 WIB

Terkini

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

×