Studi: Alam Semesta Sedang Sekarat, Menuju Kehancuran Total

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2015 | 06:48 WIB
Studi: Alam Semesta Sedang Sekarat, Menuju Kehancuran Total
Ilustrasi sebuah galaksi di alam semesta (Shutterstock).

Suara.com - Alam semesta rupanya perlahan-lahan sedang menuju kepada kehancuran total, demikian ungkap sebuah studi terbaru yang menganalisis energi yang dihasilkan oleh sejumlah galaksi di alam semesta.

Riset yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan para astronom (International Astronomical Union's General Assembly) di Hawaii, Amerika Serikat pada 10 Agustus itu menunjukkan bahwa energi yang dipancarkan oleh ratusan ribu galaksi di alam semesta terus berkurang. Ini adalah riset terlengkap yang pernah dilakukan para ilmuwan sejauh ini.

Memanfaatkan data yang dikumpulkan oleh tujuh teleskop, termasuk teleskop-teleskop yang melayang di antariksa milik badan antariksa AS (NASA), para ilmuwan itu menemukan fakta bahwa besarnya energi yang dipancarkan oleh 200.000 galaksi di alam semesta kini hanya tinggal separuh dari energi yang mereka pancarkan dua miliar tahun silam.

Simon Driver, ilmuwan dari lembaga International Centre for Radio Astronomy Research, Australia yang memimpin riset itu mengatakan bahwa mereka menghitung energi yang dipancarkan oleh ratusan ribu galaksi itu dengan mengukur panjang gelombangnya.

Tujuan dari riset itu, jelas Driver adalah untuk memetakan semua energi yang dihasilkan di antariksa. Setiap galaksi berukuran 21 panjang gelombang dan ini sudah diterima oleh para ilmuwan sejak 1990an.

Semua energi di alam semesta dihasilkan selama terjadinya Big Bang, proses yang berlangsung selama 3 miliar tahun yang menghasilkan formasi bintang dan beragam galaksi. Tetapi setelah masa itu, prosesnya kian melambat. Alam semesta sendiri diperkirakan kini sudah berusia 13,8 miliar tahun.

"Sebagian besar energi itu tercipta akibat Big Bang, tetapi ada juga energi tambahan yang secara konstan dilepaskan oleh bintang-bintang saat elemen seperti hidrogen dan helium bersatu," jelas Driver.

"Energi yang baru dilepaskan itu itu diserap oleh debu antariksa atau melesat di antara ruang antargalaksi dan menghantam benda langit lainnya seperti bintang, planet, dan juga lensa-lensa teleskop," imbuh dia.

Pancaran energi inilah yang kemudian diukur untuk menunjukkan bahwa alam semesta perlahan-lahan berhenti bertumbuh, jelas Sarah Sweet seorang pakar astronom dari Research School of Astronomy and Astrophysics, ANU, Australia. Sarah tak terlibat dalam riset itu.

"Tim peneliti ini menemukan bahwa total energi yang dihasilkan oleh alam semesta kini 1,5 kali lebih sedikit ketimbang dua miliar tahun lagi," jelas Sweet.

"Kita tahu bahwa sebagian besar energi ini berasal dari bintang dan debu antariksa, jadi temuan mereka mengindikasikan bahwa jumlah bintang baru di alam semesta semakin sedikit dan kini semakin banyak bintang tua yang sekarat dibandingkan pada masa lalu," imbuh dia.

"Jika bintang-bintang ini diumpamakan sebagai sel-sel tubuh manusia, maka kondisi saat ini menunjukkan bahwa kemampuan regenerasi sel alam semesta sudah tak berfungsi. Jadi alam semesta sedang sekarat," ia membandingkan.

Meski demikian para ilmuwan itu menegaskan bahwa alam semesta yang kita kenal akan benar-benar mati dan lenyap dalam hitungan triliunan tahun. Saat itu, jelas mereka, alam semesta akan semakin dingin, gelap, dan jarak antara satu objek dengan objek lain akan semakin jatuh karena alam semesta terus meluas.

"Setelah triliunan tahun kita hanya akan bisa melihat galaksi kita sendiri, karena galaksi lain sudah terlalu jauh," kata Aaron Robotham, salah satu peneliti dalam riset itu.

"Semua benda yang kita kenal akan menghilang, lubang hitam-lubang hitam akan menguap, dan yang tertinggal hanya sebuah tempat yang hening nan kosong," tutup Robotham. (Phys.org/CNET)

Berita Menarik Lainnya:

Dua Siswa MOS Masuk Rumah Sakit, Diduga Ditendang Seniornya

Ini Alasan Kenapa Alphabet Dipakai Sebagai Induk Baru Google

Kamu Pasti Setuju Cewek Sering Beranggapan Kalo 8 Hal Ini Selalu Bisa Cowok Lakukan

Matteo Ditantang Taklukkan Maia Estianti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Manusia Hidup dalam Hologram?

Benarkah Manusia Hidup dalam Hologram?

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 19:51 WIB

Ilmuwan Partikel Yakin Tidak Ada Alam Semesta?

Ilmuwan Partikel Yakin Tidak Ada Alam Semesta?

Tekno | Minggu, 29 Juni 2014 | 10:12 WIB

Hampir Semua Bintang di Bima Sakti Punya Planet yang Bisa Didiami

Hampir Semua Bintang di Bima Sakti Punya Planet yang Bisa Didiami

Tekno | Rabu, 05 Maret 2014 | 17:55 WIB

Terkini

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:50 WIB

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:48 WIB

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:37 WIB

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:17 WIB

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:52 WIB

Fitur Baru iOS 26.5 yang Resmi Meluncur, Begini Cara Menginstalnya dengan Mudah!

Fitur Baru iOS 26.5 yang Resmi Meluncur, Begini Cara Menginstalnya dengan Mudah!

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tecno Spark 50 Resmi Rilis di Indonesia, HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000mAh

Tecno Spark 50 Resmi Rilis di Indonesia, HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000mAh

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

HP Flagship Kamera Leica Anyar, Harga Xiaomi 17 Max Bakal Kompetitif

HP Flagship Kamera Leica Anyar, Harga Xiaomi 17 Max Bakal Kompetitif

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:00 WIB