Ilmuwan Saksikan Cara Lubang Hitam Habisi Galaksi

Liberty Jemadu

Jum'at, 27 Mei 2016 | 07:14 WIB
Ilmuwan Saksikan Cara Lubang Hitam Habisi Galaksi
Ilustrasi sebuah galaksi di alam semesta (Shutterstock).

Suara.com - Galaksi pada awalnya adalah spiral yang hidup, warna-warni, dan penuh berisi gas serta debu. Ia terus menerus menelurkan bintang-bintang baru yang berkilau.

Tetapi galaksi, termasuk Bima Sakti yang kita diami, mirip manusia. Ia menua dan akhirnya mati. Demikian juga bintang-bintang di dalamnya, akan meredup lalu berubah dingin.

Galaksi yang sekarat akan berhenti melahirkan bintang, tak lagi berpendar, dan padam. Galaksi mulai sekarat ketika aliran gas dinginnya berhenti mengalir. Tanpa gas dingin, tak ada bintang yang tercipta. Setelahnya ia akan kehilangan bentuk dan terserak di semesta yang luas.

Evolusi galaksi ini sudah lama diketahui oleh para ilmuwan. Tetapi yang menjadi misteri adalah apa yang menghentikan aliran gas dingin di dalam galaksi?

Apalagi, menurut penelitian, beberapa galaksi yang diamati lebih cepat mati dari yang diperkirakan, mengingat mereka masih punya banyak pasokan gas. Para ilmuwan menduga, ada kekuatan besar yang memaksa gas-gas dingin terpental ke luar galaksi. Tetapi kekuatan itu juga menjadi misteri.

Para ilmuwan sebelumnya sudah merumuskan teori bahwa kekuatan yang menghentikan aliran gas dingin dalam galaksi adalah kemunculan sebuah supermassive black hole atau lubang hitam raksasa.

Nah kini, sebuah penelitian terbaru dari para ilmuwan lintas negara yang dipimpin oleh Edmond Cheung, pakar astro fisika dari Universitas Tokyo, Jepang berhasil menyaksikan kedasyatan kekuatan lubang hitam di balik fenomena kematian galaksi itu.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Nature, Rabu (25/5/2016), Cheung dkk meneliti sebuah galaksi bernama Akira. Pengamatan itu dilakukan menggunakan spektroskop, pemindai antariksa yang memanfaatkan radiasi elektromagnetik, milik program Mapping Nearby Galaxies at APO (MaNGA) di New Mexico, Amerika Serikat.

Dari pengamatan itu para ilmuwan menemukan bahwa gas-gas dingin di Akira dilontarkan keluar dari tengah galaksi hingga ke satu titik yang tak mampu dijangkau oleh kekuatan gravitasi Akira.

Dalam proses itu, gas-gas tersebut bertambah panas dan menyebar dalam pola elips - bukan spiral seperti pada galaksi muda. Lontaran gas berbentuk elips ini oleh para ilmuwan disebut sebagai "geiser merah". Warna merah dominan karena minimnya pancaran warna biru, warna khas bintang muda, di Akira.

Menurut para ilmuwan fenomena geiser merah ini tercipta karena adanya lubang hitam raksasa, yang memantik hembusan energi yang disebut "angin antarbintang". Aliran energi ini memanaskan suhu gas di dalam galaksi, mencegahnya menjadi dingin, sehingga tak berubah menjadi bintang-bintang baru.

"Bintang terbentuk dari gas. Prosesnya mirip dengan hujan, yang butiran airnya terbentuk dari uap air yang mengembun. Agar mengembun, uap air itu harus dingin," jelas Cheung.

Energi ini, menurut para peneliti, berhulu dari inti galaksi Akira dan dipicu oleh lubang hitam. Lubang hitam itu sendiri tercipta oleh adanya interaksi antara Akira dengan galaksi lain di dekatnya.

Cheung dkk menyimpulkan bahwa apa yang terjadi pada Akira adalah fenomena yang umum terjadi pada galaksi-galaksi lain di alam semesta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 13:50 WIB

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 14:27 WIB

Saat Galaksi dan Bintang Membentuk Akal Sehat dalam The Demon-Haunted World

Saat Galaksi dan Bintang Membentuk Akal Sehat dalam The Demon-Haunted World

Your Say | Senin, 16 Februari 2026 | 15:30 WIB

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:03 WIB

Misteri Sinyal Radio dari Galaksi Mati yang Membingungkan Ilmuwan

Misteri Sinyal Radio dari Galaksi Mati yang Membingungkan Ilmuwan

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:39 WIB

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2025 | 12:15 WIB

5 Film Omara Esteghlal, Aktor yang Digosipkan Pacari Prilly Latuconsina

5 Film Omara Esteghlal, Aktor yang Digosipkan Pacari Prilly Latuconsina

Entertainment | Rabu, 08 Januari 2025 | 19:45 WIB

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:45 WIB

Misteri Alam Semesta: Mengapa Ekspansinya Meningkat Lebih Cepat dari Sebelumnya?

Misteri Alam Semesta: Mengapa Ekspansinya Meningkat Lebih Cepat dari Sebelumnya?

Tekno | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:09 WIB

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:38 WIB

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:03 WIB

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 09:40 WIB

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 08:11 WIB

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:35 WIB

×