Bisakah Melihat Empat Planet Sekaligus dalam Satu Malam?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 08 September 2018 | 16:00 WIB
Bisakah Melihat Empat Planet Sekaligus dalam Satu Malam?
Planet Venus. [Shutterstock]

Suara.com - Ada fenomena istimewa yang akan terjadi hingga akhir bulan September karena adanya kesempatan untuk melihat empat planet sekaligus dalam satu malam. Keempat planet tersebut adalah Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Meskipun planet tidak memancarkan cahaya sendiri, planet-planet tersebut bisa memantulkan cahaya yang diterimanya. Dari keempat planet tersebut, planet yang akan terlihat paling terang adalah Venus karena planet ini merupakan objek langit paling terang ketiga di langit Bumi setelah Matahari dan Bulan.

Selain itu, karena Venus adalah planet yang memiliki jarak paling dekat dengan Bumi. Venus sangat mudah ditemukan.

Letaknya akan berada di langit barat senja untuk beberapa bulan ke depan. Waktu paling tepat untuk melihat Venus adalah saat Matahari terbenam dan Venus akan terlihat seperti bintang terang yang tidak berkelap-kelip.

Planet paling terang kedua adalah Mars. Planet merah ini akan muncul dengan rona jingga kemerahan. Mars bisa ditemukan di langit timur sekitar satu jam setelah Matahari terbenam.

Selanjutnya, planet terang ketiga adalah Jupiter. Planet gas raksasa ini akan muncul dengan warna kekuningan yang terang.

Sayangnya, cahayanya cenderung tidak stabil dan dibutuhkan alat bantu pengamatan seperti teleskop jika ingin melihat dengan lebih jelas. Untuk dapat menemukan Jupiter, planet raksasa ini akan berada di langit atas kepala saat Matahari terbenam.

Kemudian adalah Saturnus. Planet bercincin ini menjadi yang paling redup dari keempat planet tersebut dan akan muncul dengan warna putih kekuningan.

Posisi Saturnus akan berada cukup tinggi dari cakrawala timur beberapa menit setelah Matahari terbenam. Karena jaraknya yang sangat jauh dari Bumi, diameter sudut Saturnus akan terlihat sangat kecil.

baca juga

Jika ingin melihat cincinnya maka pengamat disarankan untuk memakai alat bantu pengamatan seperti teleskop dengan magnifikasi setidaknya 75 kali. Keempat planet tersebut dapat diamati hingga akhir September selama cuaca cerah. [Infoastronomy.org]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Mengungkap Asal Muasal Permukaan Planet Jupiter

NASA Mengungkap Asal Muasal Permukaan Planet Jupiter

Tekno | Selasa, 21 Agustus 2018 | 10:45 WIB

Jupiter Punya 79 Bulan tapi Bumi Hanya Satu, Kok Bisa?

Jupiter Punya 79 Bulan tapi Bumi Hanya Satu, Kok Bisa?

Tekno | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:15 WIB

12 Planet Baru Jupiter Ditemukan, Salah Satunya Aneh

12 Planet Baru Jupiter Ditemukan, Salah Satunya Aneh

Tekno | Rabu, 18 Juli 2018 | 15:42 WIB

NASA Berencana Kirim Manusia ke Venus

NASA Berencana Kirim Manusia ke Venus

Tekno | Selasa, 12 Juni 2018 | 09:44 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×