Waspadai! KopiLuwak Mengintai Sistem dan Jaringan Anda

Dythia Novianty

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 13:00 WIB
Waspadai! KopiLuwak Mengintai Sistem dan Jaringan Anda
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti Kaspersky Lab memantau berbagai kelompok pelaku ancaman berbahasa Rusia, Turla (juga dikenal sebagai Snake atau Uroburos) yang memanfaatkan evolusi terkini dari malware KopiLuwak, berupa kode yang hampir identik dengan teknik yang digunakan sebelumnya pada operasi Zebrocy, merupakan bagian dari Sofacy (juga dikenal sebagai Fancy Bear dan APT28), pelaku ancaman siber berbahasa Rusia yang sudah lama ada.

Para peneliti juga menemukan target yang tumpang tindih antara dua pelaku ancaman yaitu geopolitik di Asia Tengah serta entitas pemerintahan dan militer. KopiLuwak yang namanya diambil dari jenis kopi langka, pertama kali ditemukan pada bulan November 2016.

Cara kerjanya adalah mengirimkan dokumen yang berisi malware dengan macro yang diaktifkan dan menggunakan malware Javascript baru yang disamarkan. Setelah berhasil menyusup, malware ini dirancang untuk melakukan pengintaian sistem dan
jaringan.

Evolusi terbaru dari KopiLuwak terdeteksi pada pertengahan 2018, ketika peneliti Kaspersky Lab menemukan target baru di Suriah dan Afghanistan. Turla menggunakan vektor pengiriman spear-phishing dengan Windows shortcut (.LNK) file.

Analisis menunjukkan bahwa file LNK berisi PowerShell untuk melakukan decode dan menjatuhkan muatan KopiLuwak. PowerShell ini hampir identik dengan yang digunakan dalam aktivitas Zebrocy sebulan sebelumnya.

Para peneliti juga menemukan beberapa target yang sama di antara keduanya yaitu target politik yang sensitif, termasuk entitas penelitian pemerintah dan keamanan, hingga misi
diplomatik dan urusan militer terutama di Asia Tengah.

Varian malware lainnya yang dilancarkan oleh Turla yaitu Carbon dan Mosquito berhasil ditemukan oleh para peneliti selama 2018.
Para peneliti memberikan bukti lebih lanjut untuk mendukung hipotesis bahwa Turla memanfaatkan jaringan Wi-Fi untuk mengirimkan malware Mosquito kepada target.

Peneliti Kaspersky Lab juga menemukan modifikasi lebih lanjut dari Carbon yang merupakan aksi cyberespionage. Malware ini ditanamkan di target yang terpilih dengan kepentingan tertentu,
dengan kemungkinan akan terjadi modifikasi kode dan berlanjut pada tahun 2019.

Target Turla di 2018 dengan malware ini termasuk Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Eropa Barat dan Timur, Asia Tengah dan Selatan, dan Amerika.

baca juga

“Turla adalah salah satu pelaku kejahatan siber tertua, terus bertahan dan secara berkelanjutan melakukan inovasi ancaman dan pendekatan baru. Penelitian kami khususnya terhadap kelompok ini selama 2018 menunjukkan bahwa Turla terus berkembang dan bereksperimen. Penelitian kami menunjukkan pengembangan dan penerapan kode Turla terus berlanjut, sehingga organisasi yang berpotensial dijadikan sebagai target perlu bersiap,” Kata Kurt Baumgartner, peneliti keamanan utama di tim GReAT Kaspersky Lab.

Untuk mengantisipasinya, Kaspersky Lab merekomendasikan beberapa hal berikut untuk mengurangi risiko dari
serangan tingkat lanjut yang ditargetkan. Mulai dari menggunakan solusi keamanan kelas korporasi yang mengombinasikan teknologi serangan anti-target dan intelijen ancaman, seperti Kaspersky Threat Management and Defense Solution.

Sediakan akses ke data intelijen ancaman terbaru untuk staf keamanan. Akses ini akan melengkapi mereka dengan informasi mengenai penelitian dan pencegahan serangan yang ditargetkan, seperti indicators of compromise (IOC), YARA dan
laporan ancaman tingkat lanjut lainnya.

Kemudian, pastikan proses manajemen patch kelas enterprise telah dilakukan, selalu periksa kembali semua sistem konfirgurasi dan terapkan praktik yang tepat.

Jika Anda melihat indikator awal dari serangan yang ditargetkan, pertimbangkan untuk mengelola sistem perlindungan yang akan memungkinkan Anda secara proaktif mendeteksi ancaman tingkat lanjut, mengurangi dwell time dan mengatur waktu respon terhadap insiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemimpin Perusahaan Mulai Sigap Atasi Serangan Siber

Pemimpin Perusahaan Mulai Sigap Atasi Serangan Siber

Tekno | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 10:21 WIB

Kaspersky Ungkap Jurus Anti Panik Buat Traveler

Kaspersky Ungkap Jurus Anti Panik Buat Traveler

Tekno | Jum'at, 28 September 2018 | 05:45 WIB

Ponsel Anda Melambat atau Boros Baterai? Mungkin Ini Penyebabnya

Ponsel Anda Melambat atau Boros Baterai? Mungkin Ini Penyebabnya

Tekno | Senin, 03 September 2018 | 19:15 WIB

Kaspersky Pilih Negara Ini Buat Simpan Data Pelanggan

Kaspersky Pilih Negara Ini Buat Simpan Data Pelanggan

Tekno | Selasa, 14 Agustus 2018 | 21:30 WIB

Jelang Pilpres, Ancaman Siber Diprediksi Bakal Tinggi

Jelang Pilpres, Ancaman Siber Diprediksi Bakal Tinggi

Tekno | Selasa, 14 Agustus 2018 | 15:02 WIB

Waspadai Serangan Cryptojacking

Waspadai Serangan Cryptojacking

Tekno | Senin, 16 April 2018 | 11:15 WIB

Terkini

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:16 WIB

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:15 WIB

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:07 WIB

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

×