Selain Google Image, Ini Lima Cara Pencarian Visual

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Selain Google Image, Ini Lima Cara Pencarian Visual
Ilustrasi pencarian image. [Pixabay]

Mesin pencari visual adalah mesin pencari yang didedikasikan untuk mencari dan menyaring informasi tentang gambar.

Suara.com - Mesin pencari visual adalah mesin pencari yang didedikasikan untuk mencari dan menyaring informasi tentang gambar. Ada begitu banyak penyedia mesin pencari visual yang berbeda dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dari yang lainnya.

Selain Google Image, berikut ini lima cara untuk melakukan pencarian visual:

1. Reverse Image Search

Reverse Image Search atau pencarian gambar yang terbalik adalah teknik content-based image retrieval (CBIR). Ini secara efektif membantu pengguna yang tidak mengetahui kata kunci atau istilah yang mungkin tidak memberikan hasil pencarian dengan benar.

Reverse Image Search juga memungkinkan pengguna menemukan konten yang terkait dengan gambar sampel tertentu, popularitas gambar, dan menemukan versi yang dimanipulasi, serta memeriksa pelanggaran hak cipta. TinEye adalah salah satu contoh terbaik. Mesin pencari yang mengkhususkan pada pencarian gambar terbalik ini menawarkan dukungan untuk Chrome, Firefox, Safari, Opera, dan browser dekstop lainnya. TinEye juga memiliki aplikasi Android yang mendukung.

2. Metadata Search

Ketika pengguna lainnya mengirimkan foto lokasi, bagaimana cara mengetahui keaslian dari gambar tersebut? Gambar tersebut bisa saja diambil dari tempat lain. Namun jangan khawatir, sekarang pengguna dapat melakukan pencarian sendiri menggunakan pencarian gambar metadata.

Setiap foto yang diambil menggunakan kamera atau smartphone memiliki atribut metadata seperti resolusi, perangkat yang digunakan, lokasi, hingga model yang digunakan. Atribut-atribut tersebut bahkan tetap tercacat meskipun GPS dimatikan. Metapicz adalah salah satu situs pencarian metadata yang memberi tahu pengguna segalanya tentang foto termasuk koordinat lokasi dan informasi seperti tanggal dan waktu. Bahkan, Google Image tidak mampu menjabarkan informasi seperti ini.

3. Identifying Image Type

Mengidentifikasi jenis gambar berpusat pada ketepatan teks dari gambar yang dimasukkan dalam mesin pencarian. Mengidentifikasi jenis gambar membutuhkan sedikit input teks agar Google memahami maksud pengguna dengan baik.

Dengan menggunakan Wolfram Language Image Identification Project yang dirilis pada 2015 lalu, situs ini memiliki algoritma komputer canggih berdasarkan komputasi dan data dunia nyata. Situs ini dapat mengidentifikasi jenis gambar yang tepat berdasarkan algoritma probabilistik.

4. Identify Object Precisely

Terkadang ada beberapa objek yang harus diidentifikasi secara individu dan dipisahkan dari gambar pada latar belakangnya. Dapat diakses di Android dan iOS, situs CamFind mampu memberikan hasil pengenalan gambar yang jelas dan canggih.

Situs ini memberikan konsistensi deskripsi yang akurat. Setelah mengambil gambar, CamFind akan memberikan hasil yang relevan dalam hitungan detik. Hasil pencarian termasuk gambar terkait, video, hasil belanja lokal, dan banyak pilihan hasil web.

5. Pengenalan karakter optik dengan pencarian visual

Bukan berupa situs, kali ini dengan bantuan Google Lens untuk membaca dokumen yang ditulis dengan tulisan tangan atau memeriksa sebuah restoran yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Fitur pengenal karakter optik ini bekerja dengan kamera ponsel pengguna dan merupakan salah satu aplikasi terbaik untuk pencarian visual. Google Lens dapat memindai objek fisik yang ada di dunia nyata.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS