Ilmuwan Ungkap Rencana Bangun Koloni di Mars

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 09 November 2018 | 09:30 WIB
Ilmuwan Ungkap Rencana Bangun Koloni di Mars
Planet Mars. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dari École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL) menyusun sebuah panduan langkah demi langkah untuk menciptakan fasilitas penelitian yang berkelanjutan di Mars. Sebelumnya, gagasan untuk membangun basis manusia di Mars dan menjadi spesies antarplanet telah menjadi pembicaraan para ilmuwan sejak beberapa dekade terakhir.

Dalam rencana tersebut diuraikan bagaimana umat manusia bisa tiba di Mars, mendirikan kemah, dan menciptakan lingkungan yang laik huni untuk jangka panjang. Langkah pertama membangun koloni manusia di Mars adalah mencari tahu lokasi yang tepat untuk bertahan hidup.

Untuk mendarat di Mars, para ilmuwan cenderung menyarankan astronot di masa depan nanti mendarat di kutub planet Mars.

Bukan tanpa sebab, kutub Mars memiliki sumber daya alam lainnya seperti karbon dioksida, besi, alumunium, silikan, dan belerang yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kaca, batu bata, dan plastik. Namun, para ilmuwan tersebut menyarankan untuk mulai membangun fasilitas tersebut dengan mengirim armada robot daripada mengirim manusia pada misi pertama.

Untuk basis kemahnya, rencana ini terdiri dari tiga unit yaitu inti pusat, tiga kapsul, dan kubah besar yang melengkung. Inti pusat akan memiliki tinggi 12,5 meter dengan lebar 5 meter.
Inti pusat tersebut akan berfungsi sebagai tempat tinggal yang cukup untuk menampung para astronot. Sementara itu, tiga kapsul lainnya akan mengelilingi inti pusat dan berfungsi sebagai pengunci udara, bagian yang menghubungkan inti dan permukaan Mars untuk meminimalkan perubahan tekanan udara di antara keduanya.

Dilansir dari New Atlas, Kubah besar sendiri akan terbuat dari bahan serat polisilin yang sangat besar. Kubah ini berfungsi sebagai habitat para astronot sekaligus sebagai perisai radiasi raksasa dan membantu mengatur tekanan udara.

Dalam rencana ini, jika armada robot telah menjelajahi situs pendaratan manusia dan menciptakan fasilitas serta tempat yang aman, empat orang astronot pertama akan memulai perjalanan ke Mars. Peluncuran dan perjalanan ini akan dilakukan selama musim panas terjadi di kutub Mars dengan tujuan agar para astronot hanya menempuh waktu perjalanan sesinggkat-singkatnya, yaitu paling lama 288 hari.

Misi yang diberikan pun bukan misi satu arah, di mana para astronot nantinya akan pulang kembali ke Bumi setelah tinggal di basis kemah Mars selama sekitar sembilan bulan. Rencana ini mungkin terdengar mudah, namun menurut para ilmuwan EPFL setidaknya sekitar 110 metrik ton peralatan wajib dibawa untuk membangun basis kemah tersebut dan permasalahan bagi para ilmuwan adalah saat ini belum ada roket yang mampu membawa beban seberat itu. [Newatlas]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

InSight Ungkap Bahaya Mendarat di Mars

InSight Ungkap Bahaya Mendarat di Mars

Tekno | Senin, 05 November 2018 | 06:15 WIB

NASA Akan Ubah Tanah Mars Jadi Bahan Bakar Roket

NASA Akan Ubah Tanah Mars Jadi Bahan Bakar Roket

Tekno | Jum'at, 02 November 2018 | 13:59 WIB

Ilmuwan Curiga Alien Bersembunyi di Mars

Ilmuwan Curiga Alien Bersembunyi di Mars

Tekno | Minggu, 28 Oktober 2018 | 11:35 WIB

Studi: Mars Punya Cukup Oksigen untuk Menopang Kehidupan

Studi: Mars Punya Cukup Oksigen untuk Menopang Kehidupan

Tekno | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:20 WIB

Canggih dan Keren, Ini Desain Rumah untuk Planet Mars

Canggih dan Keren, Ini Desain Rumah untuk Planet Mars

Tekno | Kamis, 18 Oktober 2018 | 07:15 WIB

Mau Lihat Planet Mars Bulan Juli Ini? Begini Caranya

Mau Lihat Planet Mars Bulan Juli Ini? Begini Caranya

Tekno | Minggu, 22 Juli 2018 | 07:00 WIB

Terkini

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

×