Array

InSight Ungkap Bahaya Mendarat di Mars

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 05 November 2018 | 06:15 WIB
InSight Ungkap Bahaya Mendarat di Mars
Pesawat luar angkasa InSight. [Robyn Beck / AFP]

Suara.com - Badan antariksa Amerika telah merilis sebuah video yang menggambarkan perjalanan berbahaya yang akan dilakukan penyelidikan InSight ke permukaan Mars akhir bulan ini.

Pengambilan gambar dilakukkan oleh Rob Manning, chief engineer di Nasa Jet Propulsion Laboratory. Film ini menggambarkan berbagai tahapan apa yang disebut "masuk, turun dan pendaratan", atau EDL.

Agensi ini menghasilkan video serupa untuk pendaratan Curiosity Mars pada tahun 2012 yang disebut The 7 Minutes of Terror.

Video tersebut menjadi hit viral. Meski yang satu ini tidak terlalu mencolok tetapi tetap sangat berhasil dalam mengkomunikasikan drama pendaratan di Mars.

Diluncurkan kembali dari Bumi pada bulan Mei, InSight masih beberapa juta km dari Planet Merah.

Menurut Tom Hoffman, manajer proyek InSight di JPL, waktu kedatangan sudah ditetapkan.

"Kami akan mendarat pada 26 November sekitar pukul 11.47 waktu Pasifik (19:47 GMT) tanpa menghiraukan apapun. Artinya, kami ada di jalur balistik, kami tidak bisa mengubahnya, kami tidak bisa pergi kembali," katanya kepada wartawan minggu ini.

Insight adalah probe statis. Dengan kata lain, itu akan diam di satu tempat dan tidak akan berkeliaran di sekitar planet seperti Curiosity dan robot beroda Nasa lainnya.

Ini akan menjadi misi pertama untuk memfokuskan penyelidikannya terutama di pedalaman Mars.

Baca Juga: Canggih dan Keren, Ini Desain Rumah untuk Planet Mars

Ini akan menempatkan seismometer di permukaan untuk merasakan "Marsquakes".

Getaran ini harus mengungkapkan bagaimana batuan bawah tanah berlapis, data yang dapat dibandingkan dengan Bumi untuk menjelaskan lebih lanjut tentang pembentukan planet 4,6 miliar tahun yang lalu.

Eksperimen seismometer dilakukan di Prancis. Bangsa Eropa telah menyediakan sensor broadband yang akan mendeteksi getaran frekuensi rendah dari tanah, sementara Inggris telah berkontribusi trio microseismometers, tentang ukuran koin pound, yang akan pergi setelah frekuensi yang lebih tinggi.

Instrumen Inggris dikembangkan di Imperial College London dan Oxford University. Peneliti utamanya adalah Prof Tom Pike. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI