Sambut 5G, Huawei Rilis Chipset Balong 5000 dan 5G CPE Pro

Ade Indra Kusuma, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 25 Januari 2019 | 10:37 WIB
Sambut 5G, Huawei Rilis Chipset Balong 5000 dan 5G CPE Pro
Huawei rilis Balong 5000 [Press Release]

Suara.com - Sambut 5G, Huawei Rilis Chipset Balong 5000 dan 5G CPE Pro

Huawei secara resmi meluncurkan chipset 5G multi-mode yang disebut Balong 5000 dan sebuah perangkat 5G komersial pertama yang ditenagai chipset tersebut, yaitu Huawei 5G CPE Pro.

Balong 5000 disebut dapat mendukung berbagai produk berteknologi 5G di samping smartphone, termasuk perangkat broadband rumahan, perangkat yang terhubung ke kendaraan, dan modul 5G. Hal tersebut dijelaskan oleh Richard Yu selaku CEO Consumer Business Group Huawei yang menjelaskan mengenai kombinasi dari kedua produk baru Huawei tersebut.

"Balong 5000 akan menyediakan koneksi berkecepatan tinggi yang diperlukan untuk berbagai perangkat cerdas. Dengan dukungan dari Balong 5000 juga Huawei 5G CPE Pro akan memungkinkan konsumen mengakses jaringan yang lebih bebas dan menikmati pengalaman konektivitas yang sangat cepat. Membangun di atas kekuatan ini, sebagai pemimpin era 5G, kami akan membawa pengalaman yang terinspirasi dan cerdas bagi konsumen global dalam setiap aspek kehidupan mereka," ucap Richard Yu.

Balong 5000 digadang-gadang sebagai chipset pertama yang mencapai benchmark industri terkait kecepatan puncak pengunduhan. Pada Sub-6 GHz, di mana itu merupakan pita frekuensi rendah, Balong 5000 dapat mencapai kecepatan unduh hingga 4,6 Gbps. Sementara itu, para spektrum mmWave, Balong 5000 dapat mencapai kecepatan pengunduhan hingga 6,5 Gbps, di mana 10 kali lebih cepat daripada kecepatan 4G LTE paling cepat dipasaran saat ini.

Telah mendukung konektivitas 2G, 3G, 4G, dan 5G dalam satu chip, Balong 5000 juga secara efektif mengurangi latensi dan konsumsi daya saat bertukar data antara mode yang berbeda dan secara signifikan akan meningkatkan pengalaman pengguna pada tahap awal penyebaran 5G komersial.

Tak hanya itu, Balong 5000 juga merupakan chipset pertama yang mendukung arsitektur jaringan standalone (SA) dan non-standalone (NSA) untuk 5G. Dengan NSA, arsitektur jaringan 5G dibangun di atas jaringan 4G LTE yang lama, sedangkan SA 5G akan memiliki arsitektur independen sendiri.

Sementara itu, Huawei 5G CPE Pro mendukung koneksi nirkabel 4G dan 5G. Pada jaringan 5G, dengan dukungan Balong 5000, klip video HD berukuran 1 GB dapat diunduh hanya dalam waktu tiga detik dan video 8K dapat ditonton dengan lancar tanpa hambatan. Telah ditanamkan teknologi WiFi 6 terbaru, Huawei 5G CPE Pro juga dapat menghasilkan kecepatan hingga 4,8 Gbps.

Smartphone Huawei yang ditenagai Balong 5000 sendiri rencananya akan dirilis pada ajang Mobile World Congress tahun 2019 ini di Barcelona.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Huawei P30 Pro Diduga Bakal Gunakan Kamera Periskop

Huawei P30 Pro Diduga Bakal Gunakan Kamera Periskop

Tekno | Kamis, 24 Januari 2019 | 11:51 WIB

Huawei Tetap Pede Meski Terancam Dilarang Pakai Teknologi Amerika

Huawei Tetap Pede Meski Terancam Dilarang Pakai Teknologi Amerika

Tekno | Senin, 21 Januari 2019 | 16:00 WIB

Diduga Jadi Mata-mata, Karyawan Huawei Ditangkap Kepolisian Polandia

Diduga Jadi Mata-mata, Karyawan Huawei Ditangkap Kepolisian Polandia

Tekno | Minggu, 13 Januari 2019 | 10:29 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×