Merger Facebook Messenger, WhatsApp dan Instagram Terealisasi pada 2020

Dythia Novianty

Jum'at, 01 Februari 2019 | 08:00 WIB
Merger Facebook Messenger, WhatsApp dan Instagram Terealisasi pada 2020
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [AFP]

Suara.com - Rencana CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengintegrasikan layanan Messenger, Whatsapp, dan Instagram akan terealisasi pada 2020 mendatang. Dia mengklaim, rencana itu memudahkan pengguna untuk saling berkomunikasi.

Integrasi ini tidak bisa diartikan sebagai tiga layanan yang akan berada dalam satu platform. Pasalnya, baik Facebook Messenger, WhatsApp dan Instagram merupakan tiga aplikasi berbeda dan memiliki fungsi masing-masing.

Penyatuan layanan ini diklaim dapat menciptakan pengalaman menarik layaknya penggunaan iMessage. Nantinya, setelah integrasi pengguna Whatsapp bisa bertukar pesan dengan pemakai Instagram, begitu pula sebaliknya.

Pengguna Facebook juga bisa mengirim pesan ke orang yang hanya punya Whatsapp. Pesan yang dikirim itu aman karena terenskripsi. Secara infrastruktur, ketiga aplikasi itu akan disatukan lewat penyandian ulang.

Selama ini, perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu menggunakan sistem enskripsi end to end. Sistem ini melindungi pesan agar tidak bisa dibaca orang lain, kecuali yang terlibat dalam percakapan. Kabar rencana pengintegrasian ini kali pertama diungkap New York Times, seperti dikabarkan Solo Pos.

Sebelumnya, Mark Zuckerberg mengungkapkan alasan di balik rencana mengintegrasikan layanan Facebook Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Menurutnya, rencana tersebut bakal memberikan keuntungan bagi pengguna.

"Menurut saya, mengintegrasikan tiga layanan tersebut memberikan peluang yang lebih baik. Kami ingin membuat pengguna merasa lebih nyaman dalam mengakses ketiga layanan tersebut," kata Mark Zuckerberg seperti dikutip dari The Guardian.

Mark Zuckerberg menegaskan, integrasi ini justru bakal memberikan keamanan berlapis.

"Kami berusaha membuat layanan pesan lebih nyaman digunakan. Anda bisa berdiskusi dengan nyaman tanpa perlu mengkhawatirkan apapun," demikian penjelasan resmi dari Facebook.

baca juga

Guna mewujudkannya, Facebook mengerahkan pegawainya menyusun ulang fungsi dasar ketiga aplikasi tersebut. Rencana itu muncul lantaran Facebook terus menjadi sorotan dalam dua tahun terakhir. Facebook dituding terlibat dalam proses pemilihan umum di beberapa negara sekaligus wadah penyebaran hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerdik, Facebook Pekerjakan Dua Musuhnya

Cerdik, Facebook Pekerjakan Dua Musuhnya

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 13:35 WIB

Merger WhatsApp, Instagram dan Facebook Waspadai Perlindungan Data Pribadi

Merger WhatsApp, Instagram dan Facebook Waspadai Perlindungan Data Pribadi

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 08:47 WIB

Waspadai Bug WhatsApp, Pesan Dihapus Bisa Muncul Kembali

Waspadai Bug WhatsApp, Pesan Dihapus Bisa Muncul Kembali

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 07:41 WIB

Dari 2 Miliar Pengguna Facebook, 50 Persennya Ternyata Akun Palsu?

Dari 2 Miliar Pengguna Facebook, 50 Persennya Ternyata Akun Palsu?

Tekno | Minggu, 27 Januari 2019 | 17:31 WIB

Para Ahli Bongkar Rahasia Trik Dongkrak Jumlah Pengikut Instagram

Para Ahli Bongkar Rahasia Trik Dongkrak Jumlah Pengikut Instagram

Tekno | Minggu, 27 Januari 2019 | 13:00 WIB

Facebook Akan Gabungkan Messenger, Instagram, dan WhatsApp

Facebook Akan Gabungkan Messenger, Instagram, dan WhatsApp

Tekno | Sabtu, 26 Januari 2019 | 06:45 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:14 WIB

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:09 WIB

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:59 WIB

×